530 rumah KPR FLPP di NTB dikunjungi PPDPP dalam Satu Hari

Masih dalam rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis Pemantauan Lapangan Rumah Sejahtera KPR FLPP Tahun 2018, pada hari Jum`at 13 April 2018 PPDPP melanjutkan kegiatannya dengan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap rumah KPR Sejahtera FLPP di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Adapun perumahan yang dikunjungi antara lain: Ayodhya Palace, Dasar Mulia Residence, Sigar Penjalin Residence, Puri Indah Medana, Griya Rumak Asri, Apernas Lombok Residence, Grand Muslim, Tanggak Pratama, Pondok Indah, Griya Sehati, Lantana Garden, Bumi Harapan Permai II, Green Mulia Residence, Baiti Jannati, dan Graha Menala Praja. Mengingat cakupannya yang cukup luas dan tersebar, maka kegiatan tersebut dibagi menjadi beberapa tim dan menargetkan 530 unit rumah dapat dikunjungi dalam satu hari.

Kegiatan ini ternyata direspon cukup baik bagi penghuni, seperti cerita Siti Mardiah ketika ditemui oleh tim petugas lapangan. Ibu Rumah Tangga ini telah menempati KPR Sejahtera FLPP di perumahan Grand Muslim selama 2 tahun bersama suaminya yang bekerja di PLTD Ampenan. Keluarga dengan 2 anak ini mengambil tenor 15 tahun dengan cicilan per bulan Rp. 910.000,- selain itu Siti Mardiah juga mencoba membantu keluarganya dengan merenovasi halaman depan rumahnya sebagai warung kecil “Alhamdulillah kami diberikan kemudahan memperoleh rumah, sangat mudah pengajuannya” Ujarnya.

Monitoring dan evaluasi merupakan salah satu tusi PPDPP yang ada pada Divisi Pemantauan dan Evaluasi unit kerja Direktur Operasi untuk memastikan bahwa dana subsidi FLPP disalurkan dengan tepat sasaran, menghindari adanya penyalahgunaan program pemerintah tersebut dari pihak yang tidak bertanggungjawab, seperti pembeli non-MBR yang berniat investasi terhadap rumah FLPP, hingga tingkat kelayakan rumah KPR Sejahtera FLPP.

Nusa Tenggara Barat yang memiliki ibu kota provinsi Mataram dan mencakup Pulau Lombok saat ini telah tercatat oleh PPDPP menerima penyaluran dana FLPP sebesar Rp. 86.611 juta untuk 1.360 unit rumah.