7.200 Pengembang telah terdaftar pada Sistem Registrasi Pengembang

Sistem Registrasi Pengembang yang digencarkan oleh pemerintah terus berjalan. Saat ini sedikitnya telah terdapat 7.200 pengembang dari 15 asosisasi telah mendaftarkan diri pada Sistem Registrasi Pengembang (SIRENG) yang dikelola oleh PPDPP Kementerian PUPR. Hal tersebut disampaikan oleh Saraswati, Direktur Layanan PPDPP pada acara pembukaan Festival Properti Indonesia yang diselenggarakan oleh Rumah123.com di Kota Kasablanka pada Rabu, 21 Maret 2018.

Saraswati yang hadir mewakili dan membacakan Sambutan Dirjen Pembiayaan Perumahan dalam peresmian acara tersebut juga menambahkan, ramainya registrasi tersebut merupakan bukti antusiasme pengembang dalam mendukung program Sejuta Rumah milik Pemerintah tersebut. Tentu saja hal ini merupakan potensi sekaligus tantangan yang berarti dalam membangun rumah yang menggunakan fasilitas FLPP diharuskan menjaga kualitas bangunannya untuk selalu baik. Dengan menerapkan registrasi pengembang, PUPR selanjutnya akan melakukan sertifikasi dan akreditasi pengembang dan asosiasi yang dikelola oleh Bina Konstruksi Kementerian PUPR.

“Inilah keunikan kita, bahwa apabila di luar negeri pemerintah yang berperan penuh untuk menyediakan rumah subsidi, namun jika di tempat kita (Indonesia), pengembang juga mengambil peran yang penting. Untuk itulah sudah sewajarnya kita saling menjaga, terutama dari segi kualitas” imbuhnya.

Mewakili sambutan Dirjen tersebut Saraswati juga sampaikan rencana pemerintah yang saat ini tengah mengembangkan situs interaksi bagi masyarakat dalam mencari info terkait rumah subsidi. Selain itu situs tersebut nantinya juga berisi tentang studi perumahan secara umum, informasi pengembang, dan lain sebagainya. Pengembangan situs tersebut dibantu oleh tenaga ahli dari bank dunia.

Program Sejuta Rumah terus digaungkan oleh pemerintah, mengingat kesenjangan (backlog) perumahan saat ini masih belum sebanding antara ketersediaan hunian dan pertumbuhan penduduk. Terlebih pemerintah menilai bahwa sektor perumahan sangat penting dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, yaitu papan. Pemerintah saat ini telah memberikan berbagai kemudahan subsidi pembiayaan perumahan bagi masyarakat, yang diantaranya Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSBN), dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM).