LPDPP Dampingi BPD Sulselbar Pada Sosialisasi FLPP di Kota Parepare

Kamis, 26 September 2019 – Melalui Divisi Pemasaran LPDPP Unit Kerja Direktur Layanan, LPDPP berkunjung ke Kota Parepare Sulawesi Selatan dalam rangka Promosi dan Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP. Kegiatan ini dalam rangka mendorong BPD daerah mensukseskan program KPR Sejahtera FLPP. Hadir mewakili LPDPP, Kepala Divisi Pemasaran LPDPP, Alfian Arief bersama tim di Gd. Ainun Habibie, Kota Parepare. Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah user / calon debitur KPR Sejahtera FLPP yang dinaungi oleh BPD Sulselbar dan para pengembang di berbagai daerah sekitar Kota Parepare atau Sulawesi Selatan. Andik Darwis M. Hamid, selaku pemimpin cabang Sulselbar Cabang Kota Parepare menyampaikan suatu kebanggaan dapat menjadi tuan rumah dalam pertemuan tersebut.

Kegiatan ini juga disambut baik oleh Pangeran Rahim, selaku Wakil Walikota Parepare yang ikut hadir membuka acara tersebut “Saya menyampaikan apresiasi kepada BPD Sulselbar sebagai pelaksana kegiatan, ini membuktikan sulselbar memberikan sumbangsih dalam pembangunan parapare” ujar Pangeran Rahim. Menurutnya sosialisasi ini dapat menambahkan pengetahuan dan wawasan kepada seluruh masyarakat terkait FLPP. sehingga masyarakat maupun pengembang dapat memahami dan memiliki seputar program KPR FLPP. Lanjutnya, Pangeran Rahim sampaikan bahwa bahwa selama ini Program penyaluran KPR FLPP di Kota Parepare telah bersinergi dengan pemerintah kota dalam mewujudkan kota yang berkembang, dalam rangka mengurangi backlog perumahan.

Alfian Arief yang dalam paparannya menyampaikan bahwa Kota Parepare dari tahun 2010 hingga saat ini telah menerima penyaluran hingga mencapai Rp.95,5 milyar dan tiap tahun selalu growth. Alfian Arief mengingatkan para pengembang tidak hanya mengandalkan Bank Umum Nasional, melainkan BPD setempat “Bersama dengan BPD, berarti mampu meningkatkan pendapatan daerah” ujar Arief menerangkan. Rosmini, selaku Pimpinan Divisi Kredit BPD Sulselbar sampaikan bahwa penempatan penyaluran FLPP kepada cabang akan akan diprioritaskan pd cabang produktif. ”Target di akhir November kuota habis. Dikarenakan potensi cukup besar, dan Kota Parepare termasuk dgn capaian tertinggi” ujarnya.

Alfian Arief menyoroti kualitas mutu rumah yang dibangun oleh pengembang, dan mengingatkan pengembang untuk memperhatikan kualitas bangunannya, karena ke depannya pemerintah makin memperketat pengembang yg terdaftar. “Pengembang bangunlah rumah yang berkualitas, karena ini juga terkait masa depan masyarakat indonesia” Alfian Arief juga memberikan apresiasi pada BPD Sulselbar yang memiliki capaian bak di tahun ini, selain itu BPD Sulselbal juga menjadi BPD pertama memiliki kredit pemilikan lahan dan kredit konstruksi “saya ingin BPD menjadi leading di daerahnya masing2, krn bpd yang plng dekat dgn rakyat” ujarnya di akhir paparan.