SELAMAT MEMPERINGATI HARI PERUMAHAN NASIONAL 25 AGUSTUS 2018 "WUJUDKAN RUMAH RAKYAT BERKUALITAS"    ●    Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan - Menyalurkan dan Mengelola Dana Pembiayaan Perumahan Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah - Mewujudkan Impian Memiliki Rumah Dengan Bantuan KPR FLPP Dari Pemerintah Melalui Bank Pelaksana - Suku Bunga 5% Fixed Selama Jangka Waktu Kredit - Jangka Waktu Maksimum 20 Tahun - Bebas PPN dan Bebas Premi Asuransi    ●    Peraturan Menteri PUPR No. 20 Tahun 2014 Pasal 17 Ayat 2: Jika pemilik tidak menempati rumah sejahtera tapak atau satuan rumah sejahtera susun secara terus-menerus dalam waktu 1 (satu) tahun, dapat dilakukan pemberhentian fasilitas KPR Sejahtera dan pemilik wajib mengembalikan kemudahan dan/atau bantuan pembiayaan perumahan yang telah diperoleh    ●    Peraturan Menteri PUPR No. 21 Tahun 2014 Pasal 8 Ayat 2: Dalam hal MBR memberikan pernyataan yang diketahui kemudian tidak benar dan/atau tidak dilaksanakan maka bank pelaksana wajib menghentikan fasilitas KPR Sejahtera    ●    Peraturan Menteri No. 20 Tahun 2014 Pasal 9 Ayat 3: Fisik bangunan rumah dan PSU telah siap dihuni, berfungsi dan sekurang-kurangnya harus dilengkapi dengan: - Atap, lantai dan dinding yang memenuhi persyaratan teknis keselamatan, keamanan dan kehandalan bangunan - Terdapat jaringan distribusi air bersih perpipaan dari PDAM atau sumber air bersih lainnya - Utilitas jaringan listrik yang berfungsi - Jalan lingkungan yang telah selesai dan berfungsi - Saluran/drainase lingkungan yang telah selesai dan berfungsi    ●    Layangkan pengaduan anda terkait perumahan bersubsidi melalui Hotline: 0-800-10-7737

Akan Hadir Rumah Seharga Rp 75 Juta

Kabar gembira bagi pekerja non informal. Bank BTN dan Perum Perumnas akan bekerja sama dalam menyediakan rumah bagi masyarakat dengan harga Rp 75 juta. Demikian diungkapkan oleh Direktur Utama Bank BTN, Maryono. Rumah tersebut nantinya akan dijual dengan skema kredit pemilikan rumah mikro yang rencananya akan dirilis pada hari ulang tahun Bank BTN nanti pada tanggal 9 Februari 2017.

Rumah seharga Rp 75 juta ini ditujukan untuk pembelian rumah baru, rumah seken dan bahkan untuk renovasi. Namun produk ini ditujukan untuk community, sehingga Bank BTN tidak melayani orang per orang. Seperti community pedagang baso, pedagang martabak dan lainnya. Nantinya rumah ini akan dibangun oleh Perum perumnas. “Jaminannya cukup komunitas,” ujar Dirut BTN.

Saat ini lokasi yang dilirik adalah semarang dan Bogor. Perum Perumnas sendiri mengungkapkan dengan harga yang diinginkan Bank BTN, lokasi yang pas adalah di daerah Jonggol, Bogor. Perumnas memiliki lahan seluas 100 Ha di sana. Namun saat ini, daerah Jonggol masih memiliki kendala, tidak ada tersedianya air minum bersih, sehingga ke depan pihak Perumnas akan meminta bantuan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat untuk hal ini.