BTN Akad Massal KPR 8.500 Unit di Kota Medan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrasturktur Pekerjaan Umum dan Perumahan (DJPIPUP) dan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) menghadiri undangan akad massal KPR BTN yang dilakukan pada Senin, 22 April 2019.

Akad massal ini dilakukan sensasional secara serempak dengan total akad sebanyak 8.500 unit rumah yang dipusatkan di Medan, Sumatera Utara.  Dari total akad KPR tersebut terdiri atas akad KPR Subsidi sebanyak 7.900 unit dan akad KPR Non-subsidi 600 unit baik untuk konvensional maupun syariah.

Sementara itu mewakili Direktur Utama PPDPP, Arief Rahman Hakim selaku Direktur Keuangan PPDPP berkesempatan untuk hadir pada kegiatan ini. Pada kegiatan ini Arief berkesempatan secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada perwakilan debitur akad massal ini.

Adapun Direktur Jenderal DJPIPUP, Eko D. Heripurwanto diwakili oleh Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan, Adang Sutara. Dalam sambutannya Adang mengatakan, Tahun 2019 ini pemerintah menaikkan target program sejuta rumah menjadi sebesar 1,25 juta unit rumah. Nilai tersebut salah satunya terdiri dari bantuan pembiayaan rumah FLPP sebesar Rp. 7,1 triliun untuk 68.858 unit rumah. Per 18 April 2019, pemerintah melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan telah merealisasikan Rp. 3,3 triliun untuk 34.516 unit rumah.

Acara akad ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang sekaligus membuka acara akad massal ini. Dan dalam kesempatan sambutannya, Edy menyampaikan pihaknya mendukung seluruh pihak terkait penyedia perumahan rakyat untuk terus menyediakan perumahan yang layak huni bagi masyarakat. “Kita sangat dukung keberadaan perbankan karena ingin masyarakat sehat semua dan ingin penyedian perumahan lebih banyak lagi bagi rakyat agar semakin sejahtera,” ujarnya.

Selanjutnya dalam sela-sela kegiatan akad massal ini Direktur Konsumer Bank BTN, Budi Satria menyampaikan, pihaknya terus melakukan berbagai langkah strategis agar ekspansif di lini Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebagai wujud dukungan untuk kesuksesan Program Satu Juta Rumah.

“Sebagai agen Program Satu Juta Rumah, kami terus bersinergi dengan berbagai pihak. Kali ini, kita menggandeng pengembang di seluruh Indonesia untuk menggelar akad massal guna menyukseskan Program Sejuta Rumah,” katanya di Medan, Sumatera Utara. “Kami melihat sejalan dengan penguatan ekonomi, KPR akan berpotensi besar menjadi incaran masyarakat Indonesia. Apalagi, angka kebutuhan hunian di Indonesia masih tinggi,” terangnya.