“Kemampuan Public Speaking Insan PPDPP Harus Ditingkatkan”

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mengadakan Workshop Peningkatan Kemampuan Public Speaking dan Mas of Ceremony di lingkungan PPDPP pada hari Rabu (12/12) di Hotel Fave Jakarta. Pelatihan diikuti oleh perwakilan dari unit kerja dari Ditjen Pembiayaan Perumaha, Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR dan perwakilan dari setiap Divisi di Lingkungan PPDPP yang dibuka oleh Pt. Kepala Divisi Humas PPDPP, Rozalinda Yahya. Dalam sambutan pembukaan Rozalinda berharap semua peserta bisa mengikuti pelatihan dengan baik dan mampu menerapkan dalam kegiatan sehari-hari.

Dalam melaksanakan kegiatan kehumasan, seseorang maupun suatu instansi tentu saja harus memiliki strategi dalam berkomunikasi, salah satunya dengan kemampuan komunikasi publik yang baik. Dengan menyampaikan pesan secara tepat dan efektif, maka pesan yang diharapkannya dapat diterima dengan baik oleh audience / publik.

Tercatat hampir seluruh orang sukses di dunia ini memiliki kemampuan dalam berbicara. Seperti Steve Jobs, Mark Zuckerberg, Barrack Obama, Oprah Winfrey, atau Sheryl Sandberg, orang-orang sukses tersebut dapat dikenal public melalui kemampuannya pada public speaking. Sedangkan di Indonesia sendiri, Bung Karno dan Bung Tomo merupakan salah satu contoh tokoh Pahlawan Indonesia yang berhasil menggetarkan rakyat Indonesia dengan kemampuan public speaking di berbagai pidatonya.

Sehingga kemampuan public speaking menjadi salah satu hal yang penting bagi seseorang / instansi untuk mendalaminya. Adapun alasan mengapa public speaking harus ditingkatkan, diantaranya : membantu meningkatkan rasa percaya diri, membuat orang lain menjadi senang mendengarkan, dapat meningkatkan kualitas diri, mendorong untuk berpikir lebih kritis serta dapat meningkatkan kemampuan untuk memimpin.

Demikian disampaikan oleh Christian Panggabean, Ketua Umum Presenter dan Pembawa Acara Indonesia (Aprisindo) yang bertindak sebagai narasumber. Acara yang berlangsung hingga sore tak hanya sarat dengan ilmu tetapi juga langsung para peserta iminta untuk langsung mempraktekkannya.