Kementerian PUPR Kirimkan 1.637 Bantuan Logistik Untuk Korban Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Sulawesi Tengah

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengirimkan 1.637 bantuan logistik untuk para korban bencana alam pasca gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah pada 30 September 2018 lalu. Bantuan yang berikan nantinya akan di distribusikan ke lokasi pengungsian yang berada di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Sigi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, kepada seluruh personil Kementerian PUPR yang bertugas untuk menangani tanggap darurat pasca gempa dan tsunami Palu – Donggala dengan penuh kesungguhan dan empati. “Kita harus bisa merasakan apa yang masyarakat Palu rasakan,” ujar Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Investasi, Mochamad Natsir mengatakan pengiriman bantuan untuk saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Sulawesi Tengah ini merupakan bantuan yang berasal dari hasil sumbangan yang dikumpulkan seluruh pegawai di Kementerian PUPR.

“Tentunya bantuan ini merupakan bentuk ungkapan yang berasal dari keprihatinan dan kepedulian kita semua kepada saudara kita yang terkena bencana disana,” kata Natsir pada saat melepas keberangkatan Bantuan Untuk Korban Bencana Palu dan Donggala Dari Pegawai Kementerian PUPR, di Kementerian PUPR, Rabu, (3/10/18).

Natsir menambahkan bantuan ini juga merupakan bentuk solidaritas dari kita semua para pegawai di Kementerian PUPR dan membantu meringankan beban kepada mereka disana yang mengalami kekurangan bantuan. Sehingga bantuan yang telah di kumpulkan merupakan hasil kerjasama semua pihak yang dilakukan secara ikhlas, suka rela, dan dari seluruh solidaritas yang ada.

Natsir juga mengatakan, dana yang terkumpul dari para pegawai berjumlah Rp 254 juta dan yang sudah di manfaatkan untuk keperluan bantuan sudah mencapai Rp 132 juta. Nantinya sisa dana akan di lanjutkan pemenuhan sisa bantuannya sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh para korban bencana disana.

“Kita lihat dulu kebutuhan yang mendesak dan diperlukan disana, lalu kita susulkan. Karena bantuan ini sifatnya harus segera dikirimkan, sehingga sebagian bantuan yang sudah terkumpul langsung di kirim, dan sebagian lagi akan menunggu informasi lanjutan secara bertahap,” tambah Natsir.

Sebanyak 1. 637 bantuan berbentuk kardus merupakan bantuan yang berisi pakaian bayi, pakaian anak-anak, pakaian pria dan wanita dewasa  juga anak-anak. Selain itu juga dilengkapi bantuan diapers, pembalut, sarung, mukena, sajadah, kaos kaki, handuk, sandal jepit, sabun, pasta gigi, sikat gigi, hand sanitizer, dan minyak kayu putih.

Untuk kebutuhan pangan juga dilengkapi bantuan bahan makanan, kopi, gula, teh, air mineral, mie instant,biskuit, energen. Lanjutnya bantuan juga  juga di lengkapi susu untuk keperluan bayi, anak-anak, dan dewasa. Bantuan lainnya terdapat 2 tenda berukuran besar dengan kapasitas yang dapat menampung sebanyak 40 orang pengungsi. (Dms)