Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan - Menyalurkan dan Mengelola Dana Pembiayaan Perumahan Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah - Mewujudkan Impian Memiliki Rumah Dengan Bantuan KPR FLPP Dari Pemerintah Melalui Bank Pelaksana - Suku Bunga 5% Fixed Selama Jangka Waktu Kredit - Jangka Waktu Maksimum 20 Tahun - Bebas PPN dan Bebas Premi Asuransi    ●    Peraturan Menteri PUPR No. 20 Tahun 2014 Pasal 17 Ayat 2: Jika pemilik tidak menempati rumah sejahtera tapak atau satuan rumah sejahtera susun secara terus-menerus dalam waktu 1 (satu) tahun, dapat dilakukan pemberhentian fasilitas KPR Sejahtera dan pemilik wajib mengembalikan kemudahan dan/atau bantuan pembiayaan perumahan yang telah diperoleh    ●    Peraturan Menteri PUPR No. 21 Tahun 2014 Pasal 8 Ayat 2: Dalam hal MBR memberikan pernyataan yang diketahui kemudian tidak benar dan/atau tidak dilaksanakan maka bank pelaksana wajib menghentikan fasilitas KPR Sejahtera    ●    Peraturan Menteri No. 20 Tahun 2014 Pasal 9 Ayat 3: Fisik bangunan rumah dan PSU telah siap dihuni, berfungsi dan sekurang-kurangnya harus dilengkapi dengan: - Atap, lantai dan dinding yang memenuhi persyaratan teknis keselamatan, keamanan dan kehandalan bangunan - Terdapat jaringan distribusi air bersih perpipaan dari PDAM atau sumber air bersih lainnya - Utilitas jaringan listrik yang berfungsi - Jalan lingkungan yang telah selesai dan berfungsi - Saluran/drainase lingkungan yang telah selesai dan berfungsi    ●    Layangkan pengaduan anda terkait perumahan bersubsidi melalui Hotline: 0-800-10-7737

Kementerian PUPR Persiapkan Diri Sambut Hapernas 2017

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini sedang mempersiapkan diri dalam menyambut peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas). Hari ini, Jumat (4/8) bertempat di ruang rapat Kabiro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, diadakan rapat persiapan dalam menyambut hari bersejarah bagi perumahan ini. Dipimpin oleh Kepala Biro Komunikasi Publik, Endra Saleh Atmawidjaja rapat membahas rangkaian peringatan Hapernas yang dimulai dengan pelaksanaan pameran perumahan yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus mendatang.

Pameran Indonesia Property Expo 2017, demikian akan menjadi ajang yang mengawali pelaksanaan peringatan Hari Perumahan Nasional tahun 2017. Rencananya pameran rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini akan dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo. Pameran ini bekerja sama dengan Bank BTN dan melibatkan semua unit organisasi di lingkungan Kementerian PUPR.

Hadir dalam rapat tersebut semua unit organisasi yang di lingkungan Kementerian PUPR, Ditjen Cipta Karya, Bina Marga, Ditjen Penyediaan Perumahan, Ditjen Pembiayaan Perumahan, Bina Konstruksi, BPIW, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) dan Bapertarum-PNS. PPDPP diwakili oleh Direktur Layanan, Saraswati, Kadiv Pemasaran, Alfian, Staf Khusus Direktur Layanan, Aisyah Dewi serta dari Divisi Humas.

Hapernas diperingati setiap tanggal 25 Agustus, yang merupakan kesepakatan bersama para pemangku kepentingan yang telah dideklarasikan pada 10 Juli 2008. Ditetapkannya 25 Agustus sebagai Hari Perumahan Nasional didasari pada tanggal pelaksanaan Kongres Perumahan Rakyat di Bandung pada 25-30 Agustus 1950. Hal ini, kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor 46/KPTS/M/2008 tentang Hari Perumahan Nasional tanggal  6 Agustus 2008.