Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan - Menyalurkan dan Mengelola Dana Pembiayaan Perumahan Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah - Mewujudkan Impian Memiliki Rumah Dengan Bantuan KPR FLPP Dari Pemerintah Melalui Bank Pelaksana - Suku Bunga 5% Fixed Selama Jangka Waktu Kredit - Jangka Waktu Maksimum 20 Tahun - Bebas PPN dan Bebas Premi Asuransi    ●    Peraturan Menteri PUPR No. 20 Tahun 2014 Pasal 17 Ayat 2: Jika pemilik tidak menempati rumah sejahtera tapak atau satuan rumah sejahtera susun secara terus-menerus dalam waktu 1 (satu) tahun, dapat dilakukan pemberhentian fasilitas KPR Sejahtera dan pemilik wajib mengembalikan kemudahan dan/atau bantuan pembiayaan perumahan yang telah diperoleh    ●    Peraturan Menteri PUPR No. 21 Tahun 2014 Pasal 8 Ayat 2: Dalam hal MBR memberikan pernyataan yang diketahui kemudian tidak benar dan/atau tidak dilaksanakan maka bank pelaksana wajib menghentikan fasilitas KPR Sejahtera    ●    ●    Peraturan Menteri No. 20 Tahun 2014 Pasal 9 Ayat 3: Fisik bangunan rumah dan PSU telah siap dihuni, berfungsi dan sekurang-kurangnya harus dilengkapi dengan: - Atap, lantai dan dinding yang memenuhi persyaratan teknis keselamatan, keamanan dan kehandalan bangunan - Terdapat jaringan distribusi air bersih perpipaan dari PDAM atau sumber air bersih lainnya - Utilitas jaringan listrik yang berfungsi - Jalan lingkungan yang telah selesai dan berfungsi - Saluran/drainase lingkungan yang telah selesai dan berfungsi

Kota Mandiri Bakal Hadir di Koya, Jayapura Sebelum PON 2020

Jayapura – Kota Mandiri di Koya Barat, Kota Jayapura, Papua akan selesai pembangunannya sebelum PON 2020. Hal tersebut diungkapkan Direktur Pelaksana Rollo Green Diamond Residence Lukman Daris saat ditemui di lapangan Jumat (4/11). Lukman mengatakan, bahwa di atas lahan seluas 240 hektar tersebut akan dibangun rumah sebanyak 6.979 unit, 60 persen diantaranya dibangun untuk rumah subsidi sedangkan sisanya untuk rumah komersil.

Saat ini, menurut Lukman, telah berdiri sebanyak 492 unit rumah subsidi, 1.731 unit sudah dipesan dan membayar booking fee, dan 600 unit dalam daftar tunggu. Rumah subsidi tersebut akan dijual seharga Rp 183,5 juta, sesuai dengan harga rumah FLPP untuk Papua.
“Hingga tahun 2018 kami akan membangun 4.189 unit rumah subsidi hingga tahun 2018,” ujar Lukman optimis.

Dalam rencana jangka panjang, lokasi dengan luas tanah 240 hektar ini tak hanya akan menerapkan hunian berimbang tetapi juga akan menjadi kota baru, kota yang mandiri.Rencananya nanti sebelum PON 2020 semua fasilitas dan rumah sudah tersedia di lokasi tersebut. Mulai dari ruko, pekuburan China, pekuburan Islam dan pekuburan Kristen , taman bermain dengan waterboom serta mall hingga hotel.

Lukman yang ditemui oleh tim monitoning dan evaluasi dari Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR mengatakan bahwa konsep yang diterapkan adalah memadukan perumahan kumuh dan elit menjadi perumahan yang ideal, yang akhirnya menjadi kota baru kota ideal.

Hingga saat ini 156 hektar sudah lulus amdal. Namun masih terdapat kendala listrik dari PLN yang masih belum masuk, jalanan dan PSU yang belum terbangun. “Mereka (PLN) berjanji tahun 2017 akan masuk. Untuk saat ini kami biayai dengan membuat jaringan sendiri senilai Rp2,7 miliar,”ungkapnya.
Selain itu, Lukman mengaku telah mengirimkan surat ke walikota agar BPHTB bisa dikurangi dari 5 persen menjadi 2,5 persen sesuai himbauan Presiden.

Dalam kesempatan yang berbeda, Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Rakyat Bank Papua, Eddy Tamtomo mengungkapkan jika pengembang PT Karya Gemilang Papua yang membangun perumahan Rollo Green Diamond telah dibina semenjak September 2015. “Kami sudah melihat konsep dan site plan yang bagus dari perumahan ini. Ini memberikan potensi yang luar biasa buat Papua,”ujarnya.

Hingga saat ini di Papua telah terdapat 1.272 unit rumah yang dibangun dengan kredit pemilikan rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) melalui Bank Papua dari 2010 hingga per September 2016.(Linda/Humas PPDPP)/http://pu.go.id/berita/11834/Kota-Mandiri-Bakal-Hadir-di-Koya,-Jayapura-Sebelum-PON-2020