LPDPP dan Bank Sumselbabel Sosialisasikan FLPP di BBWS Sumatera VIII PUPR

Lembaga Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (LPDPP) dan Bank Sumselbabel  mengadakan Sosialisasi program KPR FLPP di Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII (BBWSS), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), Kementerian PUPR, Palembang, Sumatera Selatan pada hari Selasa (17/9). Sosialisasi tersebut dihadiri sekitar 150 karyawan BBWSS.

Acara ini dibuka oleh Antonius Prabowo Argo selaku Direktur Pemasaran Bank Sumselbabel. Melalui sambutannya, Anatonius Prabowo memberikan apresiasi kepada  LPDPP dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah yang layak dihuni dengan harga terjangkau. Anatonius Prabowo juga menyampaikan bahwa Bank Sumselbabel adalah Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang dimiliki oleh Pemerintahan Sumatera Selatan Bangka Belitung, dimana bank tersebut sebagai mitra masyarakat.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi ini, Alfian Arif selaku Kepala Divisi Pemasaran LPDPP; bersama dengan Birendrajana, selaku Kepala BBWSS yang didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha BBWSS . Dalam pemaparannya, Alfian Arif menjelaskan bahwa LPDPP merupakan Satuan Kerja yang bertanggung jawab langsung kepada Menteri PUPR melalui koordinasi dengan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan. Alfian Arif juga menyampaikan bahwa pentingnya mengetahui setiap tahapan peroses pengajuan, persyaratan, dan cara mendapatkan rumah subsidi KPR Sejahtera FLPP melalui Bank Pelaksana maupun kepada Pengembang.

KPR Sejahtera FLPP hadir untuk membantu masyarakat dalam pemilikan rumah yang layak huni dengan menawarkan suku bunga yang rendah, hanya 5%, jangka waktu cicilan maksimal 20 tahun, angsuran terjangkau, bebas premi asuransi, bebas PPn dan harga rumah ditentukan oleh pemerintah. KPR Sejahtera FLPP hadir untuk membantu masyarakat dalam pemilikan rumah yang layak huni dengan menawarkan suku bunga yang rendah, hanya 5%, jangka waktu cicilan maksimal 20 tahun, angsuran terjangkau, bebas premi asuransi, bebas PPn dan harga rumah ditentukan oleh pemerintah. Persyaratan untuk bisa mendapatkan fasilitas KPR Sejahtera FLPP ini adalah bagi MBR yang memiliki penghasilan maksimal Rp4 juta untuk rumah tapak dan Rp7 juta untuk rumah susun, belum memiliki rumah, memiliki KTP, belum pernah menerima subsidi perumahan dari pemerintah serta memiliki NPWP dan SPT.