Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan - Menyalurkan dan Mengelola Dana Pembiayaan Perumahan Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah - Mewujudkan Impian Memiliki Rumah Dengan Bantuan KPR FLPP Dari Pemerintah Melalui Bank Pelaksana - Suku Bunga 5% Fixed Selama Jangka Waktu Kredit - Jangka Waktu Maksimum 20 Tahun - Bebas PPN dan Bebas Premi Asuransi    ●    Peraturan Menteri PUPR No. 20 Tahun 2014 Pasal 17 Ayat 2: Jika pemilik tidak menempati rumah sejahtera tapak atau satuan rumah sejahtera susun secara terus-menerus dalam waktu 1 (satu) tahun, dapat dilakukan pemberhentian fasilitas KPR Sejahtera dan pemilik wajib mengembalikan kemudahan dan/atau bantuan pembiayaan perumahan yang telah diperoleh    ●    Peraturan Menteri PUPR No. 21 Tahun 2014 Pasal 8 Ayat 2: Dalam hal MBR memberikan pernyataan yang diketahui kemudian tidak benar dan/atau tidak dilaksanakan maka bank pelaksana wajib menghentikan fasilitas KPR Sejahtera    ●    Peraturan Menteri No. 20 Tahun 2014 Pasal 9 Ayat 3: Fisik bangunan rumah dan PSU telah siap dihuni, berfungsi dan sekurang-kurangnya harus dilengkapi dengan: - Atap, lantai dan dinding yang memenuhi persyaratan teknis keselamatan, keamanan dan kehandalan bangunan - Terdapat jaringan distribusi air bersih perpipaan dari PDAM atau sumber air bersih lainnya - Utilitas jaringan listrik yang berfungsi - Jalan lingkungan yang telah selesai dan berfungsi - Saluran/drainase lingkungan yang telah selesai dan berfungsi    ●    Layangkan pengaduan anda terkait perumahan bersubsidi melalui Hotline: 0-800-10-7737

Menteri Basuki Resmikan Ikon Baru Kementerian PUPR

Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-72, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Selasa pagi melakukan senam bersama dan dilanjutkan dengan peresmian ikon baru di lingkungan Kampus Kementerian PUPR. Peresmian dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan membuka selubung kain yang menutupi Prasasti Mesin Penggilas Jalan (Roadrollers atau Stoomwals).

“Mesin ini pada zamannya digunakan untuk memadatkan tanah, kerikil, beton atau aspal untuk pembangunan jalan. Sekarang ada di Kampus Kementerian PUPR dan semoga bisa menggilas segala keburukan yang berada di lingkungan sekitar kita,” ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Selasa (15/8).

Mesin berwarna hitam mirip dengan lokomotif ukuran kecil tersebut adalah dibuat tahun 1928. Stoomwals uap pertama kali diciptakan pada tahun 1859 dan pada tahun 1900-an mulai dibuat Stoomwals bertenaga motor, serta Stoomwals bertenaga diesel pada tahun 1911.
Stoomwals yang kini menjadi bagian dari lansekap Taman Kampus PUPR pernah digunakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera Selatan di Kota Palembang dan sejak 1985 disimpan di Gudang Peralatan Ditjen Bina Marga, Citeureup, Jawa Barat. Atas inisiatif Menteri Basuki saat kunjungan kerjanya beberapa waktu lalu, alat berat tersebut kemudian dipindahkan ke Kampus Kementerian PUPR Jakarta.

Dalam penyampaian pesannya, Menteri Basuki tak pernah bosan untuk menyemangati generasi muda PUPR untuk berani berkompetisi secara baik dan sehat demi kemajuan bangsa. “Kementerian PUPR sangat terbuka bagi generasi muda untuk terus memperkuat diri, meningkatkan kompetensi dan berdaya saing,” tegas Menteri Basuki.

Menteri Basuki juga berpesan agar semua pegawai Kementerian PUPR selalu berani, bersih dan memiliki jiwa seni dalam berinovasi. Di akhir pesannya, ia merasa bangga atas kinerja staf Kementerian PUPR yang telah bekerja sama untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur yang ada di Indonesia. Namun tantangan ke depan masih sangat berat, sehingga kerjasama perlu lebih dipererat lagi. “Tidak ada satupun karya infrastruktur yang bisa dikerjakan sendiri”tutup Menteri Basuki.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh para pejabat tinggi madya, pratama dan 300-an staf Kementerian PUPR. Turut hadir Budayawan NU yang kini aktif di Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Dr. Ngatawi Al Zastrouw mengatakan bahwa infrastruktur yang dibangun oleh Kementerian PUPR, seperti jalan, jembatan, irigasi, rumah dan lainnya merupakan bagian dari Jihad untuk membangun Indonesia yang lebih baik lagi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kuliner dan hiburan rakyat antara lain menampilkan Ikang Fawzi dan Fryda Luciana. Para pegawai juga tampak memanfaatkan kehadiran Stoomwals baru tersebut untuk foto bersama maupun swafoto. (*)