Pegawai PPDPP Harus Profesional, Berintegritas dan Kreatif

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mengadakan FGD Overview Rancangan Peraturan Direktur Utama Bidang Kepegawaian di Bogor pada tanggal 10 – 11 Agustus 2017 yang digagas oleh Divisi SDM dan Divisi Hukum unit kerja di Direktur Umum dan Hukum. Acara FGD ini dibuka oleh Direktur Utama PPDPP, Budi Hartono didampingi oleh Direktur Operasi, Nostra Tarigan, Direktur Umum dan Hukum, Rahmat Hidayat dan turut hadir narasumber, Kepala Biro Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana, Asep Arafah Permana.

Dalam arahan Budi Hartono menyampaikan bahwa hingga saat ini PPDPP terus berupaya untuk memberikan pelayanan  optimal kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan menyalurkan dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Saat ini PPDPP per 10 Agustus 2017 telah menyalurkan 8.014 unit rumah dengan total nilai Rp915,48 miliar. Total penyaluran dana FLPPP dari tahun 2010 Р2017 adalah 504.079 unit rumah senilai Rp29,135 triliun.

“Untuk tetap bisa optimal menyalurkan dana kepada MBR, dituntut pegawai yang handal dan profesional. Untuk itu semua pegawai harus taat aturan namun tidak menghilangkan kreativitas,” ujarnya tegas.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana Kementerian PUPR, Asep Arafah Permana mengutarakan bahwa sebagai lembaga yang dikelola secara Badan layanan Umum, maka PPDPP harus diisi oleh orang-orang profesional dan memiliki kreatifitas yang tinggi. Sebagai enterprising government, PPDPP harus bisa mengembangkan sistem yang mampu membuat pekerja atau pegawai yang berada di dalamnya merasa nyaman dan mampu mengembangkan nilai-nilai kreatifitas namun masih dalam koridor aturan yang ada.

Di Kementerian PUPR, dikembangkan corporate culture yang seharusnya juga dimiliki dan dikembangkan oleh PPDPP yaitu : Komitmen politis, komitmen intlektual, komitmen emosional dan komitmen spritual. “Jika empat hal ini mampu ditanamkan dan dikembangkan maka perusahaan yang bergerak lebih maju. Jika hal ini diterapkan maka setiap pegawai tidak pernah ada keinginan untuk memperkaya diri sendiri dan tidak ada halangan menghambat untuk berkreasi,” ujarnya tegas.

Setiap pegawai PPDPP diharapkan ke depan bisa berjuang tanpa pamrih, kaya inisiatif, responsible dan smart.

Dalam FGD selama tiga hari tersebut, juga dihadirkan narasumber dari Pembina Pengelolaan Keuangan BLU, Kementerian Keuangan, dan Bagian Penyusunan Perundang-undangan Biro Hukum Kementerian PUPR. FGD ini dihadiri oleh perwakilan seluruh unit kerja di lingkungan PPDPP.