Pelaksanaan SIT Dan UAT Untuk Implementasi Host To Host Antara PPPDPP dengan Bank Pelaksana

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Divisi  Teknologi Informasi (TI) mengadakan Acara System Integration Testing (SIT) dan User Acceptance Testing (UAT) Implementasi Host to Host bersama Bank pelaksana pada tanggal 26 – 29 Maret 2019 di Solo. Acara ini merupakan lanjutan dari acara Sosialisasi dan Koordinasi Teknis yang sebelumnya telah dilaksanakan pada bulan Februari 2019 di Jakarta.

Acara tersebut dibuka oleh Direktur Utama PPDPP, Budi Hartono dan dihadiri oleh Direktur Operasi PPDPP, Nostra Tarigan dan didampingi oleh Plt. Kepala Divisi Teknologi Informasi, Moch. Ihsan. Acara tersebut dihadiri oleh 12 (dua belas) Bank Pelaksana, yaitu sebagai berikut: Bank BTN, Bank NTB Syariah, Bank DIY, Bank Jatim, Bank Jatim Syariah, Bank Jateng, Bank BRI, Bank BRI Syariah, Bank Jateng Syariah, Bank Jambi, Bank Jambi Syariah dan Bank Nagari.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PPDPP menyampaikan bahwa Implementasi Host to Host ini merupakan perwujudan pertanggungjawaban PPDPP dalam melaksanakan penyaluran dana FLPP yang merupakan dana pemerintah yang harus dikelola dan dipertanggungjawabkan secara akuntabel. Implementasi Sistem Host to Host bertujuan untuk dapat memastikan penerimaan pokok dan tarif porsi 75:25 tepat waktu dan tepat jumlah, dan melalui sistem ini PPDPP dapat mengetahui proyeksi penerimaan dana PNBP ke depan melalui pengembalian pokok dan tarif sehingga dapat merencanakan pengalokasian dana FLPP untuk dapat digulirkan kembali.

Arahan teknis disampaikan oleh Direktur Operasi PPDPP, dalam arahannya beliau menyampaikan bahwa target pada acara ini adalah sistem host to host ini sudah bisa live dengan 12 (dua belas) Bank Pelaksana. Sistem ini akan sangat membantu PPDPP dalam menghadapi persoalan data. Data yang akan dipertukarkan pada sistem ini sangat penting karena menyangkut pengelolaan keuangan negara sehingga data harus terjaga agar pengelolaan dana PPDPP semakin baik lagi. Harapan kami, dengan mengimplementasikan sistem ini, pelaporan terkait data pengembalian pokok dan tarif tidak akan menjadi masalah serta dapat diproyeksi untuk bulan mendatang.

Selain Sistem Host to Host untuk Pengembalian Pokok dan Tarif, pengembangan Sistem Host to Host juga direncanakan untuk dapat memfasilitasi pengujian data calon debitur. Dengan Implementasi Sistem Host to Host, terdapat beberapa manfaat yang diperoleh, yaitu: ketepatan pengembalian pokok dan tarif (baik dari jumlah maupun waktu) serta kemudahan dalam perencanaan. Hal tersebut merupakan  wujud pertanggungjawaban PPDPP sehingga dapat terus  meningkatkan pelayanan dari PPDPP terhadap Bank Pelaksana./Joana