Pemerintah Beri Modal Awal BP Tapera Rp,2,5 Triliun

Pemerintah dengan mempertimbangkan dukungan untuk kegiatan operasional dan kegiatan investasi Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memandang perlu memberikan modal awal yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) TA 2018 sebesar Rp2,5 Triliun. Atas pertimbangan tersebut, pada tanggal 28 Desember 2018, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) nomor 57 Tahun 2018 tentang modal awal BP Tapera. “Negara Republik Indonesia memberikan modal awal kepada BP Tapera yang dibentuk berdasarkan undang-undang nomor 4 tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat,” bunyi pasal 1 PP ini.

Nilai modal awal yang dimaksud menurut PP ini adalah terdiri dari Rp2 Triliun sebagai dana kelolaan yang hasilnya digunakan untuk pemenuhan kebutuhan biaya operasional dan investasi BP Tapera secara berkelanjutan dan Rp500 miliaruntuk pemenuhan kebutuhan kegiatan investasi BP Tapera. “Modal awal sebagaimana dimaksud berbentuk tunai dan merupakan kekayaan negara yang dipisahkan, bersumber dari APBN tahun 2018,” bunyi pasal 2 ayat (2,3) PP ini.

Peraturan Pemerintah nomor 57 tahun 2018 ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan, yaitu 31 Desember 2018 oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasona H. Laoly.