Penjualan Rumah Bersubsidi di NTT Ditargetkan Meningkat 2019

Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Nusa Tenggara Timur (NTT) Bobby Pitoby menyebut target penjualan rumah subsidi di wilayah NTT akan meningkat.  Demikian disampaikannya ketika pembukaan Pameran NTT REI Expo 2019 di Kupang. Pameran ini berlangsung mulai tanggal 2 April hingga 12 April 2019. Sebanyak 20 pengembang yang membangun rumah di 30 lokasi di seluruh NTT akan berpartisipasi. “Harga rumah di ekspo kali ini masih seperti harga tahun sebelumnya yakni Rp 148,5 juta per unit,” sebut Bobby.

Pameran ini dibuka oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman NTT Kementerian PUPR, Maxi Nenabu. Dalam sambutannya, Maxi berharap masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk menemukan rumah ayak huni sesuai dengan kemampuannya,” ujarnya. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) juga turut menghadiri acara pembukaan pameran ini.

Dalam sambutannya, Budi menjelaskan bahwa tahun 2019 ini pemerintah menaikkan target program sejuta rumah menjadi sebesar 1,25 juta unit rumah. Nilai tersebut salah satunya terdiri dari bantuan pembiayaan rumah FLPP sebesar Rp. 7,1 triliun untuk 67.000 unit rumah. Per 29 Maret 2019, pemerintah melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan telah merealisasikan Rp. 2,66 triliun untuk 27.764 unit rumah. Tentunya program ini harus didukung penuh oleh seluruh pihak terkait, seperti Bank Pelaksana, Pengembang, hingga Pemerintah Pusat maupun Daerah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholders yang terlibat di dalamnya yang telah bersama-sama mendukung dan mensukseskan Program Satu Juta Rumah,” ungkapnya.

Ke depan diharapkan pengembang dan Bank Pelaksana terus berkontribusi untuk memberikan rumah bersubsidi yang memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.