Peringati Hari Perumahan Nasional ke-11 dengan Ziarah dan Tabur Bunga ke Makam Bung Hatta

Jakarta – Sekretaris Jendral (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Anita Firmanti Eko Susetyowati didampingi oleh Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti dan beberapa Pejabat Madya dan Pratama hadir dalam kegiatan Upacara Ziarah dan Tabur Bunga ke Makam Mohammad Hatta alias Bung Hatta di Taman Pekaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Acara ini rutin dilakukan oleh Kementerian PUPR dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional yang jatuh pada tanggal 25 Agustus setiap tahunnya. Kegiatan ini dilakukan untuk mengenang jasa-jasa dan pemikirannya untuk bangsa ini khususnya dalam upaya mewujudkan rumah yang layak huni bagi rakyat Indonesia untuk membangun keluarga yang Sejahtera dan Berahlak Karimah, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Dalam pidato yang disampaikannya, Anita Firmanti menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono atas ketidak hadirannya pada upacara Ziarah dan Tabur Bunga tahun ini. “Sebelumnya saya meminta maaf, kepada keluarga Bung Hatta, karena Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tidak bisa hadir yang saat ini masih di Palembang untuk kegiatan Asian Games. Beliau (Basuki), titip salam kepada keluarga Bung Hatta.” Ujar Anita Firmanti sebelum melanjutkan aktivitas prosesi peletakkan karangan bunga di makam Bung Hatta.

Dalam kesempatan ini turut hadir Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), Budi Hartono dengan didampingi oleh Direktur Keuangan PPDPP, Arif Rahman Hakim.

Usai prosesi tabur bunga dan peletakkan karangan bunga, Anita Firmanti menyampaikan bahwa Pemerintah melalui Kementerian PUPR sangat mendukung program pemerintah tentang Sejuta Rumah dan fokus dalam upaya menyediakan rumah yang layak huni khusunya bagi MBR. “Kita menyadari bahwa sebagai aparat pemerintah, kita punya tugas besar untuk mensejahterakan rakyat, karena rumah adalah salah satu hak setiap orang. Oleh karena itu tujuan acara ini dilaksanakan adalah untuk mengingatkan kita bahwa untuk menekan tingginya angka backlog (angka kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah yang dibutuhkan rakyatkebutuhan rumah dan rumah yang tersedia) adalah tanggungjawab bersama termasuk stakeholder”.

Upaya yang dilakukan pemerintah dalam mewujukan rumah layak huni adalah dengan memberikan bantuan uang muka dan jumlah angsuran yang murah melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Tuturnya.

Dalam wawancara singkat salah satu putri Bung Hatta, yaitu Meutia Hatta menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kegiatan rutin yang dilakukan oleh kementerian PUPR untuk mendo’akan dan menziarahi Ayahnya  “Kami keluarga besar Bung Hatta sangat berterimakasih kepada kementerian PUPR, karena setiap tahun berziarah ke makam Bapak kami,” pungkasnya.