Polri Undang Kementerian PUPR Terkait Pemenuhan Rumah Bagi Personilnya

Kepolisian Negara Republik Indonesia mengundang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam acara Video Conference Pemenuhan Perumahan Bagi Personil Polri di Ruang Rapat Pusdalsis Mabes Polri , Jakarta pada hari Senin, 16 Juli 2018. Hadir memenuhi undangan tersebut,  Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan, REI, Himbara, ASABRI serta Bank Pelaksana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) seperti Bank BTN, Bank BRI, dan Bank Mandiri.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Tito Karnavian menyampaikan harapannya agar semua personil Polri dapat memiliki rumah. Kapolri berbicara langsung dengan semua Kapolda dari seluruh wilayah Indonesia melalui video Conference. Saat ini masih terdapat 318 ribu personil Polri yang belum memiliki rumah. Ditargetkan dalam 10 tahun hingga 15 tahun ke depan semua personil Polri bisa memiliki rumah yang layak huni dengan memanfaatkan program pembiayaan perumahan dari Pemerintah.

Pemerintah melalui PPDPP Kementerian PUPR semenjak tahun 2010 telah menyalurkan dana FLPP yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan persyaratan belum memiliki rumah dan pendapatan tidak melebihi dari Rp.4 juta untuk rumah tapak. Per 6 Juli 2018, dana FLPP telah disalurkan sebanyak Rp1,25T untuk 10.829 unit rumah. Sedangkan jika dihitung dari tahun 2010 – 6 Juli 2018 telah menyalurkan dana FLPP sebanyak Rp 33,17 T untuk 530.657 unit rumah. Saat ini dalam menyalurkan dana FLPP, PPDPP telah bekerja sama dengan 40 Bank Pelaksana.