PPDPP Adakan Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP di Kantor POS Indonesia Cabang Fatmawati

13 September 2018 –PPDPP melalui Divisi Pemasaran kembali melakukan Sosialisasi terkait Perumahan KPR Sejahtera FLPP di Kantor Pos Indonesia Jl. RS. Fatmawati No. 10, Jakarta Selatan. Kegiatan kali ini merupakan lanjutan dari program Divisi Pemasaran PPDPP, yaitu melaksanakan Kegiatan Sosialisasi terkait Perumahan KPR Sejahtera FLPP yang sebelumnya telah dilakukan di beberapa Cabang Kantor Pos dan Kantor PD Pasar Jaya yang baru dilaksanakan sehari sebelumnya.
Peserta Sosialisasi kali ini adalah perwakilan dari setiap unit kerja yang berada di bawah Kepala Cabang Pos Indonesia Fatmawati, Jakarta Selatan. 40 Peserta yang hadir dalam kegiatan ini sangat antusias saat mendengarkan paparan Narasumber terkait program Sejuta Rumah yang telah dicanangkan oleh Pemerintah. Beberapa Bank Pelaksana yang hadir untuk memberikan informasi tambahan terkait promosi, biaya DP dan letak perumahan subsidi yang telah dibangun oleh Pengembang adalah Bank Artha Graha, Bank BTN Cab. Ciputat, Bank Mandiri Cabang Fatmawati, dan Bank BNI Cabang Rawamangun.
Kegiatan Sosialisasi ini dibuka oleh Wakil Bidang Umum Kantor Pos Indonesia Fatmatwati, Nandi Hidayat. Dalam sambutannya Nandi menyampaikan kegiatan sosialisasi ini sangat membantu Karyawan Pos Indonesia Fatmawati yang belum memiliki rumah, “Kami berterimakasih kepada PPDPP yang telah melakukan Kegiatan seperti ini, karena kegiatan ini sangat membantu karyawan kami, khususnya karyawan kami yang belum memiliki rumah pribadi, agar tidak perlu lagi menyewa rumah kontrakan”.
Boyke, selaku narasumber dari Divisi Pemasaran PPDPP menyampaikan bagaimana program, tata cara, persyaratan dan ketentuan terkait pengajuan Kepemilikan Rumah Subsidi KPR Sejahtera FLPP. Program ini merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan salah satu kebutuhan pokok Masyarakat Indonesia dalam membangun keluarga yang Sejahtera yaitu papan atau rumah layak huni dan lingkungan yang nyaman namun dengan harga yang terjangkau, karena program ini dicanangkan Pemerintah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yaitu dengan karyawan dengan maksimal penghasilan sebesar Rp. 4.000.000,- untuk rumah tapak dan Rp. 7.000.000,- untuk rumah susun.
Sedangkan syarat dan ketentuan untuk mengajukan rumah subsidi KPR Sejahtera FLPP ini adalah seperti belum pernah menerima subsidi perumahan, belum pernah memiliki rumah alias rumah subsidi ini tidak diperuntukkan sebagai investasi. Selain itu MBR wajib memiliki berkas seperti e-KTP, NPWP dan SPT. MBR dapat mengunjungi Bank Pelaksana untuk mendapatkan informasi terkait harga, lokasi, pengembang, dan simulasi kredit yang diinginkan.