PPDPP Bersama Bank NTB Syariah Ramaikan KPR Sejahtera FLPP di Lombok Epicentrum Mall

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) bersama bank pelaksana terus menggiatkan sosialisasi program KPR Sejahtera FLPP. Kali ini Bank NTB Syariah selaku salah satu bank pelaksana daerah mitra kerjasama PPDPP menggelar kegiatan di Nusa Tenggara Barat. Bertempat di pusat perbelanjaan Lombok Epicentrum Mall, kegiatan bernama Gelegar Property Expo Bank NTB Syariah ini mengusung tema “Teken sekarang, besok dapat rumah”. Pameran tersebut diselenggarakan dari tanggal 26 sampai dengan 28 April 2019. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam rangka mensukseskan program sejuta rumah.

Hadir dalam seremoni pembukaan, Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Zulkiflimansyah; Direktur Utama PPDPP Kementerian PUPR, Budi Hartono; Direktur Keuangan PPDPP, Arief Rahman Hakim; Dirut Bank NTB Syariah, H. Kukuh Rahardjo; Ketua Otoritas Jasa Keuangan Provinsi NTB, Farid Falatehan; Kepala Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani; dan Ketua REI Provinsi NTB, Herry Susanto. Budi Hartono, sebagai salah satu tamu undangan yang hadir, turut menyampaikan sambutan pada acara pembukaan tersebut. Budi memberikan apresiasi atas kegiatan pameran yang diselenggarakan oleh Bank NTB Syariah dalam rangka memberikan fasilitas instant pre approval dan Gratis Biaya Administrasi Bank.  Budi berharap pada tahun 2019 ini Bank NTB Syariah dapat mencapai target KPR FLPP yang telah ditentukan, sesuai dengan Perjanjian Kerjasama Operasional bersama dengan PPDPP, yaitu sebesar 2.000 unit. “Dengan berkembangnya industri perumahan, maka akan berdampak positif pada perekonomian NTB secara keseluruhan” ujar Budi melanjutkan.

Acara kemudian dibuka oleh Zulkiflimansyah selaku Gubernur Nusa Tenggara Barat. Zulkiflimansyah menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi sangat mendukung dengan program KPR FLPP. Menurutnya, dengan adanya perumahan, maka akan berdampak positif pada perekonomian disekitarnya. “Para Pemangku kepentingan seperti Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan Bank NTB Syariah harus dapat mempermudah persyararatan bagi MBR dalam hal pemilikan rumah” ujar Zulkiflimansyah menambahkan. Pameran ini menyediakan 6 pengembang besar dengan 13 lokasi perumahan, dengan total kurang lebih 2.500 unit rumah subsidi disajikan. Selain rangkaian pameran, panitia juga menyelenggarakan talkshow sebagai sarana komunikasi antara masyarakat dengan pihak penyedia perumahan. Narasumber talkshow tersebut diantaranya Budi Hartono selaku Direktur Utama PPDPP, bersama dengan unsur lainnya seperti Otoritas Jasa Keuangan dan Asosiasi Pengembang.

Di akhir pameran, Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo, menyampaikan bahwa realisasi persetujuan prinsip dalam pameran yang diselenggarakan oleh Bank NTB Syariah tersebut mencapai Rp173,89 miliar. Nilai tersebut diperoleh dari 1.171 permohonan nasabah yang mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi. Menurut Kukuh, realisasi persetujuan prinsip tersebut menunjukkan permintaan properti terus meningkat sebagai kebutuhan pokok. Menurutnya, ada beberapa faktor pendukung, diantaranya seperti: meningkatnya kesadaran milenial untuk memiliki rumah, program satu juta rumah oleh pemerintah, hingga pesatnya pembangunan infrastruktur serta sarana transportasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTB, PPDPP Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Real Estate Indonesia (REI) NTB, dan perusahaan pengembang perumahan sebagai mitrak kerja kami, sehingga pameran properti tersebut sukses dalam pelaksanaan dan transaksinya,” pungkas Kukuh