PPDPP Dorong Kabupaten Purworejo Peroleh KPR FLPP

Dalam rangka menggiatkan program sosialisasi KPR Sejahtera FLPP di lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN), Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan kali ini melakukan sosialisasinya ke Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada tanggal 4 Desember 2017.

Bertempat di Gedung Kesenian Sarwo Edi Wibowo Kabupaten Purworejo, kegiatan sosialisasi ini mengundang seluruh ASN dan non-ASN di lingkungan Kabupaten Purworejo dan Instansi Vertikal di Kabupaten Purworejo. Selain itu kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kepala Operasional Daerah Kabupaten Purworejo, Corporate Secretary Bapertarum – PNS, Pimpinan Cabang BUMN dan BUMD di Kabupaten Purworejo, pengembang lokal dan juga pank pelaksana penyalur FLPP yang berupa bank nasional dan bank daerah.

Dalam sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, yang diwakili oleh Asisten Bidang Keuangan & Pembangunan, Gandi Supriyanto, disampaikan bahwa Kabupaten Purworejo adalah salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang masih sangat membutuhkan penyediaan perumahan. Sesuai dengan data yang ada, Badan Pusat Statistik sampaikan bahwa jumlah rumah di Kabupaten Purworejo adalah sebanyak 202.106 unit (BPS). Sedangkan dari data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  Kabupaten Purworejo disampaikan bahwa jumlah penduduk tahun 2016 adalah sebanyak 210.591 Kepala Keluarga, sehingga masih terdapat sekitar 8.485 Kepala Keluarga belum memiliki rumah.

Jumlah ASN di Kabupaten Purworejo sendiri cukup besar, dari data Badan Kepegawaian Daerah yang tersaji di tahun 2016 terdapat 9.204 orang belum memiliki rumah, atau sekitar 30% khususnya bagi ASN Golongan I dan II. “Oleh karena itu, Pemda Kabupaten Purworejo menyambut baik dan sangat mendukung program sosialisasi ini yang diharapkan menjadi salah satu upaya akselerasi dalam mengurangi backlog perumahan di Kabupaten Purworejo” sambungnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Direktur Layanan PPDPP, DT Saraswati, terjun langsung menyampaikan materi yang didampingi oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Susanto, selaku moderator acara. “Rumah itu sangat penting Bapak-Ibu, jangan sekolahkan ijazahnya di bank (kredit) untuk hal-hal lain, lebih baik digunakan untuk modal kredit rumah FLPP” ujar Saraswati mencairkan suasana di sela-sela materinya yang dibawakan dengan santai dan interaktif.