PPDPP Saksikan Serah Terima Kunci Rumah FLPP untuk Tenaga Pengamanan PT. PLN Persero

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktur Layanan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), Bimo Adi Nursanthyasto, didampingi Kepala Divisi Pemasaran Unit Kerja Direktur Layanan, Alfian Arif hadiri undangan Tasyakuran yang diadakan oleh PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Tbk pada hari Senin (20/8) di kota Maja, Banten. Tasyakuran ini dilaksanakan dalam rangka serah terima kunci rumah bersubsidi Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Tenaga Pengamanan PT. PLN Persero Tbk di Perumahan Permata Mutiara Maja, Banten.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor pemasaran Perumahan Mutiara Maja ini melibatkan beberapa jajaran terkait, seperti : Jurlian Sitanggang, selaku Kepala Divisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Lingkungan Hidup dan Keamanan (K3L & KAM) PT. PLN Persero Tbk; Yan Kaunang, Komisaris PT. Elang Cakra Sekurindo (ECS); dan Cornelius Wijaya, Direktur Utama PT Bukit Nusa Indah selaku Pengembang Perumahan Permata Mutiara Maja.

Dalam sambutannya Bimo Adi Nursanthyasto menyampaikan kepada masyarakat bahwa Kementerian PUPR melalui PPDPP sangat mendukung Program Satu Juta Rumah melalui Program FLPP, “Program ini adalah gerakan bersama antara Pemerintah, Pemerintah Daerah, Dunia Usaha (pengembang), Korporasi BUMN/BUMD, Perbankan, dan masyarakat untuk menyediakan hunian yang layak, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Melalui program ini diharapkan angka backlog akan berkurang dari 7,6 juta menjadi 5,4 juta rumah pada tahun 2019.” ujarnya.

Acara ini ditutup dengan kegiatan penyerahan kunci secara simbolik oleh Kepala Divisi K3LN (K3L) & KAM, PT. PLN Persero kepada perwakilan Tenaga Pengamanan PT. PLN Persero Tbk dari PT. Elang Cakra Sekurindo. Dalam kesempatan yang sama usai perosesi penyerahan kunci, PPDPP mengingatkan bahwa MBR yang menerima bantuan rumah subsidi wajib ditempati dan tidak dapat diperjualbelikan sampai masa penghunian 5 tahun untuk rumah sejahtera dan 20 tahun untuk rumah sejahtera susun.