Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan - Menyalurkan dan Mengelola Dana Pembiayaan Perumahan Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah - Mewujudkan Impian Memiliki Rumah Dengan Bantuan KPR FLPP Dari Pemerintah Melalui Bank Pelaksana - Suku Bunga 5% Fixed Selama Jangka Waktu Kredit - Jangka Waktu Maksimum 20 Tahun - Bebas PPN dan Bebas Premi Asuransi    ●    Peraturan Menteri PUPR No. 20 Tahun 2014 Pasal 17 Ayat 2: Jika pemilik tidak menempati rumah sejahtera tapak atau satuan rumah sejahtera susun secara terus-menerus dalam waktu 1 (satu) tahun, dapat dilakukan pemberhentian fasilitas KPR Sejahtera dan pemilik wajib mengembalikan kemudahan dan/atau bantuan pembiayaan perumahan yang telah diperoleh    ●    Peraturan Menteri PUPR No. 21 Tahun 2014 Pasal 8 Ayat 2: Dalam hal MBR memberikan pernyataan yang diketahui kemudian tidak benar dan/atau tidak dilaksanakan maka bank pelaksana wajib menghentikan fasilitas KPR Sejahtera    ●    ●    Peraturan Menteri No. 20 Tahun 2014 Pasal 9 Ayat 3: Fisik bangunan rumah dan PSU telah siap dihuni, berfungsi dan sekurang-kurangnya harus dilengkapi dengan: - Atap, lantai dan dinding yang memenuhi persyaratan teknis keselamatan, keamanan dan kehandalan bangunan - Terdapat jaringan distribusi air bersih perpipaan dari PDAM atau sumber air bersih lainnya - Utilitas jaringan listrik yang berfungsi - Jalan lingkungan yang telah selesai dan berfungsi - Saluran/drainase lingkungan yang telah selesai dan berfungsi

PPDPP Berkomitmen Terus Melakukan Perbaikan

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) kembali mengadakan rangkaian persiapan untuk bisa menerapkan sistem manajemen mutu di lingkungannya. Melalui Direktur Umum dan Hukum unit kerja Divisi SDM, Kamis (4/5) di Hotel Veranda Jakarta, PPDPP mengadakan Pelatihan Internal Audit Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan Evaluasi Kegiatan Direktur Umum dan Hukum dengan menghadirkan Sahroni Syarif, Konsultan Cognoscenti Consulting Group .

Dalam pembukaan pelatihan Direktur Utama PPDPP, Budi Hartono menyampaikan bahwa PPDPP harus memberikan pelayanan yang optimal dan cepat untuk mitra kerja, dalam hal ini Bank Pelaksana KPR Sejahtera FLPP. “SOP (Standar Operasional Prosedur) harus disiapkan dengan baik. Lakukan perbaikan jika itu perlu dilakukan. Kita harus terus melakukan continuing emprovement. Harus ada perbaikan dari hari ke hari ,” ujar Budi mengarahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Umum dan Hukum, Maharani yang turut mendampingi Dirut menyampaikan bahwa core unit dari PPDPP dalam hal ini layanan akan dipersiapkan untuk menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 di unit kerja Direktur Layanan.Sedangkan unit kerja di Direktur Operasi dan Direktur Umum dan Hukum sudah terlebih dahulu mempersiapkan diri untuk mencapai tahap ini.

Pada pelatihan yang rencananya berjalan 1 hari ini akan membahas proses audit sistem manajemen, yang terdiri dari perencanaan audit, pelaksanaan audit dan pelaporan tindak lanjut. Sahroni memaparkan sumber pemeriksaan audit adalah standar seri ISO 9001, dokumen-dokumen terkait, peraturan perundangan dan persyaratan lainnya, masalah yang diketahui dan klasik, ide-ide dari sumber lain, pengetahuan akan proses unit kerja dan daftar periksa dari audit terdahulu. “Internal audit tahapan yang harus dilalui agar melihat kekurangan atau halangan dalam menjalankan manajemen mutu sehingga hasilnya ke depan lebih baik,” ujarnya.