PPDPP Lakukan Evaluasi Terhadap Bank Pelaksana Dalam Penyaluran Dana FLPP Triwulan II Tahun 2019

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mengadakan Rapat Evaluasi Bank Pelaksana Atas Kinerja Penyaluran Dana FLPP Triwulan II tahun 2019 di Hotel Arya Duta Medan pada hari Kamis (11/7). Acara tersebut dibuka oleh Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Eko D. Heripoerwanto yang dihadiri oleh Direksi PPDPP, Direktur PT SMF dan Direktur Bank Sumut serta perwakilan  27 Bank Pelaksana penyalur dana FLPP tahun 2019.

Tujuan pelaksanaan acara ini sesuai dengan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) tahun 2019 pasal 22 yang menyatakan bahwa evaluasi terhadap Bank Pelaksana dilakukan setiap triwulan II tahun 2019. Dalam laporannya Plt. Direktur Utama PPDPP, Monhilal menyampaikan evaluasi dilakukan untuk melihat pencapaian target dalam penyaluran dana FLPP. Selain itu, evaluasi yang dilakukan oleh PPDPP juga meliputi ketepatan pembayaran pokok dan tarif, pelunasan dipercepat, keterhunian, ketepatan sasaran KPRS FLPP dan pelaksanaan Host to Host.

Hingga triwulan II tahun 2019, pemerintah melalui PPDPP telah menyalurkan dana FLPP sebanyak 46.174 unit (67%) dari target 68.858 unit. “Pencapaian ini membutuhkan komitmen sehingga memerlukan penyesuaian target kuota dari Bank Pelaksana. Untuk itu dibutuhkan komitmen dari semua Bank pelaksana FLPP. Bank Pelaksana yang masih minim penyalurannnya akan dipertimbangkan untuk dialihkan ke Bank Pelaksana lain yang membutuhkan tambahan kuota,” ungkap Monhilal tegas.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Eko D. Heripoerwanto menyampaikan bahwa pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Menteri nomor 535 tahun 2019 tentang Batasan Harga Jual Rumah Sejahtera Tapak yang diperoleh melalui Kredit/Pembiayaan Pemilikan rumah Bersubsidi. Dasar harga jual tersebut dihitung berdasarkan luas bangunan rumah 36m2 dan luas lahan 72 m2, spesifikasi rumah layak huni dan berkualitas, tahan gempa dan dilengkapi dengan Prasarana, sarana dan Utilitas Umum (PSU).

“Saya harap kepada seluruh pemangku kepentingan, perbankan dan pengembang dapat bekerja keras memperbaiki diri dan semakin terpacu berkontribusi aktif untuk menyelenggarakan pembangunan di bidang perumahan dan Kawasan permukiman dalam rangka mendukung Program Satu Juta Rumah,” ujar Eko D. Heripoerwanto tegas.

PPDPP tahun 2019 bekerja sama dengan 39 Bank Pelaksana dalam menyalurkan FLPP yang terdiri dari 9 Bank  Umum Nasional dan 30 Bank Pembangunan Daerah.