PPDPP Targetkan Pemantauan untuk 43.000 Rumah FLPP pada Tahun 2018

Target PPDPP dalam pelaksanaan pemantauan dan evaluasi terhadap penyaluran KPR Sejahtera FLPP sebanyak 43.000 unit rumah tersebut disampaikan oleh Direktur Operasi PPDPP, Nostra Tarigan ketika menyampaikan paparannya pada Bimbingan Teknis Pemantauan Lapangan Rumah Sejahtera KPR FLPP di Mataram pada tanggal 11 April 2018.

Dalam paparan yang berjudul “Strategi Unit Kerja Direktur Operasi untuk Meningkatkan Efektifitas Pemantauan dan Evaluasi Pemanfaatan Dana FLPP”, Nostra juga mengingatkan kepada petugas lapangan bahwa dalam melaksanakan tugasnya, mereka harus mengedepankan menjaga profesionalitas, etika, dan tata karma. “Memang tidak mudah ketika menjumpai berbagai macam karakter di lapangan, namun teman-teman ini kan (petugas) mewakili pemerintah, jadi kami harap pembekalan-pembekalan ini mampu menunjang kinerja petugas lapangan,” ujar Nostra.

Pada tahun 2018 ini, BLU PPDPP melakukan penandatangan kontrak kinerja dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, salah satunya dengan menargetkan jumlah rumah yang dipantau sejumlah 43.000 unit rumah. Nostra selaku Direktur Operasi PPDPP yang menggawangi target kinerja tersebut yakin tercapai. Nostra juga berpesan kepada petugas lapangan untuk mencatat apa adanya yang ditemui di lapangan. “Inventarisir temuan-temuan yang ada di lapangan, selanjutnya akan kita investigasi dulu sebelum ditindaklanjuti, apakah debitur diberikan peringatan atau dicabut subsidinya,” sambung Nostra. Selama tahun 2017, PPDPP melalui petugas lapangan, pada umumnya menjumpai permasalahan seperti fasilitas listrik yang belum terpasang/berfungsi, permasalahan kualitas rumah, plat subsidi yang tidak tidak dipasang oleh penghuni, jalan/akses yang kurang memadai, pembuangan air limbah, drainase, luas tanah yang belum sesuai aturan, hingga indikasi debitur non-MBR.

Usai Direktur Operasi menyampaikan paparannya, materi dilanjutkan pada Peningkatan Kompetensi Petugas yang dibawakan oleh Inu Machfud Ranuatmaja, salah satu Advisor di BMI Research. Menurut agenda, pada hari berikutnya pembekalan materi akan disampaikan oleh Arief Setiawan dan Erniyawati. Selain pembekalan materi, seluruh peserta bimbingan teknis akan melakukan kunjungan lapangan pada 15 lokasi perumahan di Nusa Tenggara Barat dengan total target 530 unit Rumah Sejahtera FLPP.