PPDPP Terapkan Sistem H2H Bersama Bank Pelaksana FLPP

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) melaksana Rapat Konsultasi Implementasi Sistem Host to Host (H2H) bersama Bank Pelaksana pada hari Selasa (22/8) hingga Kamis (24/8) mendatang di Bali. Dalam pembukaan rapat konsultasi tersebut hadir Direktur Utama PPDPP, Budi Hartono, Direktur Operasi, Nostra Tarigan, Direktur Keuangan, Dzikran Kurniawan dan Direktur Umum dan Hukum, Rahmat Hidayat serta Kepala Balai Sertifikasi Elektronik, Lembaga Sandi Negara, Anton Setyawan serta 15 Bank pelaksana.

Bank pelaksana yang mengikuti rapat konsultasi ini terdiri dari Bank Artha Graha, BTPN, BPD Jatim, BPD NTT, BPD Sultra, BPD Sumsel Babel, BPD BJB Syariah, BPD BJB, BPD Kaltim, BPD Kalbar, BPD Bali, BPD Sulut Go, BPD Sulteng, BPD DIY dan BPD Sulselbar Syariah.

Dalam arahan dan sambutan pembukaannya, Direktur Utama PPDPP, Budi Hartono menyampaikan ¬†apresiasinya kepada seluruh perbankan yang hadir pada pelaksanaan rapat konsultasi. “Tujuan pelaksanaan acara ini adalah lebih menjelaskan kepada bank pelaksana mengenai sistem H2H demi pelyananan sebaik-sebaiknya kepada masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya menjelaskan.

Menurut Budi, bagaimanapun dana yang disalurkan oleh PPDPP adalah dana yang berasal dari keuangan negara sehingga harus bisa dipertanggungjawabkan secara accountable. “Sehingga data dan informasi menjadi kuci utama,” ungkapnya.

Di hari pertama rapat konsultasi, Direktur Keuangan, Dzikran Kurniawan dan Direktur Operasi, Nostra Tarigan menjelaskan secara rinci mengenai ruang lingkup, tujuan dan manfaat pengembangan sistem H2H PPDPP dengan bank pelaksana. Selanjutnya dalam sesi berikutnya, Kepala Balai Sertifikasi Elektronik Lemsaneg, Anton setyawan juga memaparkan peran Badan Sertifikasi Elektronik Lembaga Sandi Negara dalam keamanan sistem H2H di PPDPP.

Saat ini, PPDPP terus mengembangkan diri mengejar ketertinggalan dari sisi IT. Mulai dari launching e-FLPP bulan Agustus 2016 lalu, kerjasama dengan Dukcapil Kemendagri terkait e-KTP, kecepatan pelayanan dari 5 hari kerja menjadi 3 hari kerja untuk penyaluran dana FLPP hingga masalah keamanan data. Semua dilakukan demi penyaluran yang akuntable dan tepat sasaran.

Dengan implementasi sistem H2H ini diharapkan terdapat adanya kesamaan data antara PPDPP dengan bank pelaksana, memudahkan pengelolaan data FLPP, memudahkan operasional program FLPP dan memudahkan pemantauan dan evaluasi program FLPP.