PUPR Siap Bantu Komunitas Miliki Rumah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan akan membantu komunitas para pedagang bakso dan tahu tempe di Kota Serang, Banten agar bisa memiliki rumah. Hal itu merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan pembangunan perumahan berbasis komunitas.

“Usulan pembangunan perumahan berbasis komunitas dapat disampaikan baik kepada pemerintah pusat yakni Kementerian PUPR melalui pemer-intah daerah setempat. Kali ini kami ingin membantu komunitas pedagang bakso cuanki dan tahu tempe di Serang agar mereka bisa punya rumah sendiri dan layak huni,” ujar Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan PUPR, Yusuf Hariagung dalam siaran pers, usai melakukan Rapat Kesiapan Lahan Untuk Perumahan Komunitas Pedagang Bakso Cuanki dan Pedagang Tahu Tempe di Kota Serang, pekan lalu.

Program pembangunan perumahan berbasis komunitas adalah hasil kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda), perbankan serta bekerja sama dengan asosiasi seperti Real Estat Indonesia (REI) dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Program tersebut juga untuk memperluas jangkauan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa menikmati subsidi rumah melalui program Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), subsidi selisih bunga (SSB), dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM).

Dia menyatakan, program perumahan berbasis komunitas merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah (PSR). Cara ini dinilai bisa membantu memudahkan masyarakat dari komunitas maupun profesi tertentu untuk memiliki rumah.

Dalam rapat tersebut juga tampak hadir Direktur Rumah Swadaya Pe-nyediaan Perumahan Jhony F Subrata , Kepala Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman M.Yanuar, dan Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Banten. Lalu, Dinas Perkim Kota Serang, Bappeda Kota Serang, ATR/BPN, Perwakilan Realestate Indonesia, Bank BTN, serta Komunitas pedagang Bakso Cuanki dan Pedagang Tahu Tempe Kota Serang.

“Sebelumnya pemerintah juga telah memulai proyek percontohan pembangunan rumah berbasis komunitas dengan didukung KPR FLPP dan SBUM yakni Pembangunan Perumahan Komunitas Pencukur Rambut yang tergabung dalam Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG) di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyu-resmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat” ujar Jhony.

Di sisi lain, pada 2019 Kementerian PUPR mengalokasikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah untuk Provinsi Banten sebanyak 3.075 unit dari 4.000 unit. Bantuan bedah rumah tersebut tersebar di sejumlah daerah seperti Kabupaten Pandeglang (1.450 unit), Tangerang (875 unit), Lebak (100 unit), Tangerang Selatan (200 unit), Serang (450 unit).