Sharing Session Bank Pelaksana dan PPDPP Guna Optimalkan Penyaluran Dana FLPP 2019

Dalam acara Rapat Evaluasi Bank Pelaksana Triwulan ke-2 Tahun 2019 dalam penyaluran dana FLPP, PPDPP mengadakan sharing session guna mengevaluasi capaian Bank Pelaksana hingga Juni 2019 yang berlangsung Kamis (11/7) di Kota Medan. Dalam acara tersebut tampil sebagai narasumber Direktur Layanan PPDPP, Agusny Gunawan, Direktur Keuangan PPDPP, Arief Rahman Hakim dan Direktur Sekuritisasi PT SMF, Heliantopo yang dihadiri oleh 27 Bank Penyalur Dana FLPP tahun 2019. Rapat evaluasi yang dilaksanakan ini rencana akan berlangsung di duo kota, yaitu Medan dan selanjutnya di kota Yogyakarta 18-19 Juli mendatang.

Sharing session yang diadakan lebih kepada sejauh mana Bank Pelaksana dapat lebih meningkatkan upayanya dalam menyalurkan dana FLPP. Bank-bank yang masih rendah tingkat penyaluran di warning dan bahkan akan segera dilakukan pengurangan kuota untuk dialihkan ke Bank pelaksana yang lebih membutuhkan.

Dalam paparannya, Direktur Layanan, Agusny menyampaikan dalam kesempatan ini, Bank Pelaksana bisa mengutarakan kendala yang dihadapi dan upaya untuk lebih optimal dalam menyalurkan dana FLPP.

“Saya berharap untuk semua pemangku kepentngan untuk lebih memacu diri dan berkontribusi aktif dalam menyalurkan dana FLPP untuk mendukung program pemerintah sejuta rumah bagi masyarakat,” ujarnya optimis.

Sedangkan Direktur PT SMF kembali mengajak Bank Pelaksana untuk ikut serta guna memanfaatkan dana PT SMF untuk menyalurkan dana FLPP. “Semenjak tahun 2018, dengan porsi 75:25 dimana pemerintah 75% pendanaanya dan sianya Bank Pelaksana untuk pembiayaan KPR FLPP. Untuk porsi yang 25%, PT SMF bisa menyediakan cost of fund yang murah bagi bank pelaksana,” ungkap Heliantoro.