Sosialisasi Tata Cara Pemberian Cuti di Lingkungan BLU LPDPP Tahun 2019

Sosialisasi tata cara Pemberian Cuti bagi Pejabat Pengelola dan Pegawai di Lingkungan BLU LPDPP Tahun 2019 dilaksanakan pada Hari Jumat 1 November 2019, Pukul 08.30 WIB di Ruang Bromo Lantai 2, Kantor LPDPP. Kegiatan ini dipimpin oleh Muhammad Nauval Al-Ammari selaku Kepala Divisi SDM dan dihadiri oleh para pegawai dari setiap unit kerja di lingkungan BLU LPDPP.

Sosialisasi tata cara Pemberian Cuti bagi Pejabat Pengelola dan Pegawai di Lingkungan BLU LPDPP Tahun 2019 dilakukan dalam rangka mensosialisasikan Keputusan Direktur Utama Nomor 108 Tahun 2019 yang merupakan penyempurnaan dari Keputusan Direktur Utama Nomor 112 tahun 2017. Adapun ketentuan-ketentuan cuti yang disosialisasikan mencakup: Cuti Tahunan, Cuti Besar, Cuti Sakit, Cuti Melahirkan, Cuti Karena Alasan Penting, Cuti Bersama dan Cuti di Luar Tanggungan Negara. Selain itu, ada perubahan dari sisi Form Cuti yang lebih efektif dan efisien. Untuk mendapatkan Form Cuti tersebut, Pegawai dapat mengakses Human Resources Information System (HRIS) LPDPP pada menu Download, terdapat Soft File Kepdirut Nomor 108 Tahun 2019, yang didalamnya terdapat Form Cuti yang terbaru.

Dalam pengajuan cuti pegawai diharapkan untuk memperhatikan etika dalam menggunakan hak cuti yaitu; Jangan menyambung cuti sebelum dan sesudah dinas; Jangan bolos kemudian ajukan cuti; Jangan cuti di saat Pekerjaan sedang banyak dan target kinerja sedang mendesak; Ajukan cuti sesuai ketentuan dan format yang berlaku; Serta cuti harus produktif dan bermanfaat. Intinya cuti harus digunakan dengan niat yang baik, dengan cara pengajuan yang benar, dan dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat.

Dengan dilakukan sosialisasi tata cara pemberian cuti bagi Pejabat Pengelola dan Pegawai di Lingkungan BLU LPDPP Tahun 2019 tersebut diharapkan semua pegawai dapat memahami tata cara pengajuan cuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku berdasarkan Keputusan Direktur Utama Nomor 108 Tahun 2019. Setiap pegawai diharapkan dapat menggunakan hak cutinya secara bijaksana, sehingga cuti yang diambil dapat menjaga dan memulihkan semangat kerja, serta pasca cuti dapat memberikan manfaat terhadap peningkatan kinerja pegawai dan peningkatan kinerja organisasi. / W