Keterbukaan Informasi Publik LPDPP Lima Terbaik di Kementerian PUPR

Setelah Lembaga Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (LPDPP) 22 Oktober lalu memasuki tahap 10 besar finalis dalam ajang pemeringkatan keterbukaan informasi publik yang diadakan oleh Kementerian PUPR, pada Senin (28/10) sore, Tim Juri PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) Pusat berkunjung dan melakukan sidak langsung ke kantor LPDPP. Tim juri terdiri dari Mulyani, Kasubdit Tata Keloladan Kemitraan KOmunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Paulus Widiyanto, Inisiator Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik, Arif Nur Alam, Pendiri ForumIndonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) serta Kepala Bagian Pelayanan Publik Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR beserta staf memberikan apresiasi kepada LPDPP yang sudah memasuki 5 besar terbaik dalam keterbukaan informasi publik.  Hasul kunjungan ini akan berdampak pada tahapan menuju tiga besar terbaik dalam keterbukaan informasi publik di lingkungan Kementerian PUPR.

Tim juri diterima oleh Kepala Divisi Humas, Rozalinda Yahya dan langsung memperlihatkan ruangan pelayanan informasi publik yang dimiliki oleh LPDPP. Rozalinda menjelaskan bahwa saat ini LPDPP adalah sebagai Badan Layanan Umum yang berorientasi pada pelayanan. Sehingga layanan adalah nomor satu dalam setiap tugas yang diemban oleh pegawai dan pejabat di lingkungan LPDPP. Di ruang layanan publik, setiap tamu akan melihat informasi yang ditayangkan melalui media televisi, brosur dan buletin griya sejahtera yang disedikan di ruang lobi. Visi, misi dan maklumat PPID terpajang dan setiap tamu bisa melihat informasi yang ada. “Selain itu di ruang ini kita juga memiliki ruang laktasi, ruang call center dan ruang rapat kecil yang berguna bagi tamu yang inginkan privacy dalam mendapatkan informasi,” demikian ujar Rozalinda menjelaskan kepada tim juri.

Selanjutnya Tim Juri dibawa ke lantai dua untuk bertemu dengan Direktur Utama LPDPP, Arief Sabaruddin dan kemudian beranjak menuju ruang Divisi Teknologi Informasi Kepala Divisi Teknologi Informasi, Moch Ihsan menjelaskan tentang perkembangan teknologi yang sudah dilakukan oleh LPDPP sejauh ini. Tak hanya itu, Direktur Utama juga menjelaskan tentang aplikasi “Sikasep ” yang saat ini sedang dikembangkan oleh oleh LPDPP. Rencananya awal Desember 2019, aplikasi yang menjadi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tidak lagi sebagai objek tetapi sebagai Subjek dalam pembangunan perumahan bagi MBR.