Dana FLPP Berperan Besar dalam Membantu MBR Memiliki Rumah

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), Budi Hartono menjadi salah satu narasumber dalam acara Sosialisasi Pembinaan Peraturan Perundang-undangan bidang Pembiayaan Perumahan di Mataram Kamis (8/9). Acara ini diselenggarakan Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Dirut Budi menjelaskan Peran Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dalam merumahkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Seperti diketahui backlog perumahan tahun 2010 masih tercatat sebesar 13,5 juta namun pada tahun 2015, angka backlog telah mengalami penurunan menjadi 11,4 juta berdasarkan data BPS.

Saat ini kinerja capaian penyaluran dana FLPP yang dikelola oleh PPDPP per Juli 2016 tercatat  32.716 unit atau telah mencapai 34,11 persen dari target sejumlah 95.500 unit dan dengan nilai FLPP sebesar Rp 3,184 Triliun atau mencapai 31,44 persen dari anggaran sebesar Rp 10,127 Triliun. Sedangkan dari tahun 2010 hingga Juli 2016, adalah sebanyak 470.312 unit dengan nilai FLPP sebesar Rp 25,776 Triliun. Sehingga sangat jelas terlihat, dana FLPP memiliki peranan yang cukup besar dalam membantu masyarakat dalam memiliki rumah.

Dirut Budi berharap ke depan, akan lebih banyak lagi MBR yang bisa menikmati dana FLPP dan backlog perumahan semakin lama semakin bisa diatasi.