APERSI Dukung Sosialisasi Implementasi Aplikasi SiKasep dan SiKumbang ke Anggotanya

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dalam penyaluran kebutuhan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Kementerian PUPR melalui PPDPP menciptakan aplikasi Sistem informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) yang berfungsi membantu memudahkan masyarakat untuk memiliki rumah subsidi FLPP dari Pemerintah.

Dalam aplikasi SiKasep tersebut masyarakat dapat mendapatkan informasi lengkap dengan lokasi perumahan dan pengembang serta Bank pelaksana penyalur KPR FLPP. Aplikasi ini telah diluncurkan oleh PPDPP secara resmi pada 19  Desember 2019 lalu, bersamaan dengan Penandatanganan Kerjasama Operasional Penyaluran FLPP Tahun Anggaran 2020 kepada Bank Pelaksana. Selain aplikasi SiKasep, PPDPP juga menciptakan aplikasi “SiKumbang” yaitu “SiKasep untuk Pengembang”. Seperti namanya, aplikasi ini hanya diperuntukkan bagi pengembang. Aplikasi ini mulai efektif diterapkan pada tahun 2020.

Untuk mengakomodir tanggapan publik terhadap aplikasi SiKasep dan SiKumbang, PPDPP menyediakan layanan hotline bebas pulsa pada nomor 0-800-10-77377. Selain itu, dalam rangka memasifkan penyebarluasan informasi terkait sistem tersebut, PPDPP bersama Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) mengadakan sosialisasi kepada para pengembang yang tergabung sebagai anggota APERSI guna memberikan pemahaman terhadap penerapan aplikasi SiKumbang dikarenakan para pengembang rumah FLPP diharuskan memasukkan data perumahannya dalam aplikasi tersebut. Kegiatan tersebut di selenggarakan pada hari Rabu, (15/01) di salah satu hotel di bilangan Cawang, Jakarta.

Hadir lebih dari 180 pengembang yang merupakan anggota dan perwakilan dari DPD Apersi seluruh Indonesia. Dalam sambutannya Ketua Umum DPP Apersi, Junaidi Abdillah mengatakan, sosialiasi SiKasep dan SiKumbang ini  menjadi sangat penting karena terkait dengan kelancaran dan kelangsungan pembiyaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sedangkan dari pihak PPDPP hadir langsung Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin yang didampingi oleh Kepala Divisi Teknologi Informsi PPDPP, Moch. Ihsan. Kegiatan ini  juga dihadiri oleh Kepala Divisi Subsidize Mortagage Lending Division BTN, Mochamad Yut Penta.

“Melalui aplikasi yang diluncurkan ini masyarakat dapat mengakses secara langsung perumahan yang mereka inginkan dan memilih bank pelaksana sesuai dengan yang diinginkan dan menunggu proses pengesahannya oleh perbankan. Diharapkan dengan telah diluncurkannya apikasi ini pengembang dapat mengisi dan mendaftarkan semua perumahan yang dibangunnya kepada sistem ini. Mulai dari tanah kavling, siteplan, rumah yang baru dibangun, rumah yang sudah dibangun dan rumah yang sudah terjual maupun yang masih tersedia. Dengan data yang lengkap dari pengembang, masyarakat dapat memilih perumahan yang diinginkan sesuai dengan data yang ada,” terang Arief.

Ihsan juga meyakini dengan adanya sistem SiKasep ini, PPDPP melalui sistem teknologi informasi-nya berupaya meningkatkan keamanan bagi Masyarakat, khususnya MBR. “Berdasarkan amanah dari Pak Menteri untuk menyediakan rumah subsidi yang berkualitas, PPDPP menjaganya melalui sistem teknologi informasi-nya, selama itu memang sudah selayaknya diterima oleh MBR,” ujar Ikhsan.

Ketua Umum DPP Apersi, Junaidi Abdillah mengatakan, sosialiasi SiKasep dan SiKumbang ini  menjadi sangat penting karena terkait dengan kelancaran dan kelangsungan pembiyaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Kita tahu SiKasep dan SiKumbang ini merupakan produk baru PPDPP yang berbasis teknologi informasi. Karena itu Apersi memandang perlu segera adanya sosialisasi khususnya di internal organisasi. Tujuannya tentu saja dalam rangka dukungan percepatan proses realisasi KPR, terutama bagi anggota kami,” kata Junaidi.

Lebih lanjut Junaidi menjelaskan, produk baru sebaik apapun, tentu masih perlu penyempurnaan. Karenanya, momentum ini juga sekaligus memadukan antara sistem teknologi informasi PPDPP dengan kondisi nyata di lapangan yang dialami para pengembang dan Bank BTN sebagai penyalur.