BNI Akad Kredit Massal FLPP Sebanyak 2.046 Debitur

Seiring bertambanhnya jumlah penduduk di Indonesia, kebutuhan masyarakat akan rumahpun ikut meningkat. Hal tersebut berdampak terhadap meningkatnya harga tanah dan rumah. Tentunya harga rumah yang semakin tinggi menjadi beban bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan solusi dengan menyediakan rumah subsidi dengan harga dan cicilan yang terjangkau, dengan programnya yang dinamakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang disalurkan oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP). Rumah subsidi ini ditawarkan dengan uang muka yang murah, bunga yang rendah, dan tenor cicilan yang lebih panjang.

Dalam menyalurkan dana bantuan FLPP, PPDPP bekerjasama dengan 37 bank pelaksana, salah satunya dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Bank BNI. Di tahun 2020, BNI mendapatkan kuota penyaluran FLPP sebesar 12.000 unit rumah subsidi FLPP. Untuk mempercepat penyaluran rumah subsidi, Bank BNI bersama PPDPP melalui KPR Sejahtera BNI FLPP, melaksanakan Akad Kredit Massal sebanyak 2.046 unit yang dipusatkan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada Rabu, (26/2).

Hadir dalam acara tersebut Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (DJPI) Kementerian PUPR, Eko Djoeli Heripoerwanto, Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin, didampingi Direktu Layanan PPDPP, Agusny Gunawan; Direktur Manajemen Resiko BNI, Osbal Saragi Rumahorbo; GM Divisi Penjualan Konsumer Bank BNI Wiwi Suprihatno; GM Divisi Manajemen Produk Konsumer, Donny Bima; SVP Hubungan Kelembagaan, Hermita; Head of Region BNI Malang, Beby Lolita Indriani; Pemprov Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Ngawi, Regulator dan Otoritas Jasa Keuangan, dan Asosiasi Pengembang diantaranya REI, HIMPERA, APERSI, APERNAS Jaya.

Setiap tahunnya Bank BNI terus mengalami peningkatan penyaluran KPR FLPP setiap tahunnya. Disebutkan, Bank BNI secara nominal pada tahun 2018 berhasil menyalurkan KPR FLPP senilai Rp.914 miliar atau sebanyak 7.214 unit rumah dan mengalami peningkatan pada tahun 2019 senilai Rp.1,263 triliun atau sejumlah 9.743 unit rumah. Wiwi Suprihatno dalam sambutannya mengatakan bahwa kuota penyaluran tersebut meningkat dari tahun ke tahun. Itu menunjukkan konsistensi BNI dalam mendukung program penyediaan satu juta rumah oleh pemerintah.

Kegiatan akad kredit massal tersebut selain dilaksanakan di Kota Ngawi, juga dilaksanakan secara serentak di Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Barabai, Kotabaru Pulau Laut, Kuala Kapuas, Muara Teweh, Palangkaraya, Pangkalanbun, Sampit, Pontianak, Sambas, Sintang, Singkawang, Ketapang, Balikpapan, Samarinda, Bima, Mataram, Kupang, Singaraja, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Dumai, Padang, Rengat, Payakumbuh, Solok, Bukit Tinggi, Medan, Banyuwangi, Blitar, Brawijaya, Jember, Kediri, Lumajang, Malang, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Situbondo, dan Tulungagung.