BPJS Ketenagakerjaan Tawarkan Fasilitas Pembiayaan Perumahan

Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyediakan fasilitas pembiayaan perumahan dan uang muka kredit pemilikan rumah (KPR) dengan bunga ringan. Fasilitas ini diperuntukkan bagi seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Fasilitas ini merupakan salah satumanfaat layanan tambahan (MLT) yang diatur dalam Permenaker nomor 35 tahun 2016, agar dapat meningkatkan kesejahteraan peserta BPJS Ketenagakerjaan. “MLT ini dikembangkan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraab peserta melalui pemilikan rumah yang layak dan sekaligus mendukung program sejuta rumah,” ujar Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan.

Fasilitas pembiayaan ini mencakup demand side dan supply side dalam industri perumahan dan dilaksanakan melalui kerja sama dengan bank pemerintah. Demand side dengan memenuhi kebutuhan pembiayaan perumahan dengan bunga ringan bagi peserta dan dari sisi supply side adalah memberikan pembiayaan yang kompetitif dengan pengembang perumahan. Bentuk fasilitas yang ditawarkan adalah, KPR, pinjaman uang muka, pinjaman renovasi rumah dan kredit konstruksi.

Persyaratan pemberian KPR dan bantuan uang muka bagi MBR diatur sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari pemerintah dengan maksimal pembiayaan KPR dan bantuan uang muka sampai 99% dari harga rumah. Bunga yang diberika flat 5%. Sedangkan untuk bantuan uang muka, dikenakan bunga Repo Rate plus 3% dengan jangka waktu tidak lebih dari 15 tahun. Sedangkan untuk renovasi rumah bunganya Repo Rate plus 3% dengan jangka waktu 10 tahun.

Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Bank BTN. Prosedurnya cukup dengan mengajukan fasilitas yang diinginkan ke bank yang bekerja sama dengan menyertakan bukti BPJS Ketenagakerjaan untuk dilakukan verifikasi dan Bi checking.