BRI Syariah Salip Bank Papua Salurkan KPR FLPP per Maret 2016

Bulan Maret 2016, BRI Syariah bukukan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) sebanyak 235 unit senilai Rp Rp 21,5 Miliar. BRI Syariah menduduki posisi kedua setelah Bank BTN yang telah menyalurkan sebanyak 3.424 unit senilai Rp 328, 05 Miliar. Posisi BRI Syariah di bulan Maret ini meningkat jika dibandingkan dengan Februari lalu, dimana posisi kedua perbankan dalam menyalurkan KPR FLPP dipegang oleh Bank Papua.

Realisasi penyaluran dana FLPP sampai dengan bulan Maret 2016 sejumlah 3.851 unit atau telah mencapai 4,41% dari target sejumlah 87.390 unit senilai Rp 373 Miliar. Dengan demikian penyaluran FLPP dari tahun 2010 hingga Maret 2016 mencapai total 441.456 unit dengan nilai sebesar Rp 22,970 Triliun.

Sebaran realisasi ini masih dipegang dengan capaian terbesar oleh provinsi Jawa Barat sebesar 1.190 unit disusul oleh Banten sebesar 410 unit dan Jawa Timur 229 unit dan lainnya diikuti oleh Kalimantan Barat sebanyak 220 unit dan Sulawesi Selatan 199 unit.

Sementara itu sampai dengan akhir Maret 2016 PPDPP telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan 20 bank pelaksana, yaitu BTN, BTN Syariah, BRI, BRI Syariah, BNI, Bank Artha Graha, Bank Sumselbabel, Bank Riau Kepri, Bank Sumut, Bank Kalteng, Bank Papua, Bank Jatim, Bank NTT, Bank Sumut Syariah, Bank Sultra, Bank Kalsel, Bank DIY, Bank Nagari, Bank NTB dan Bank BJB.