Dirjen Pembiayaan Perumahan dan Direktur Layanan PPDPP Dinobatkan Sebagai Kartini Terinspiratif

Direktur Layanan PPDPP, DT Saraswati bersama dengan Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Lana Winayanti memperoleh penghargaan dari Bank BTN “Kartini Terinspiratif” dengan kategori Mitra Pendukung Perumahan pada Selasa (25/4) oleh Bank BTN dalam rangka memperingati hari emansipasi wanita Indonesia, Hari Kartini.

Melalui sambutannya, Maryono, Direktur Utama Bank BTN menyampaikan bahwa wanita saat ini memiliki peran andil 40% dalam membangun Indonesia, terutama di bidang perumahan. “BTN punya inisiatif bagaimana merayakan Kartini tidak hanya seremonial, tapi juga implementasi untuk melanjutkan pemikiran Kartini jadi kenyataan” ujarnya.

Bentuk penghargaan yang diberikan adalah berupa apresiasi Kartini, yaitu Rumah Kartini. Rumah Kartini diberikan kepada perempuan yang berprestasi di bidang properti sebagai Mitra Pendukung Perumahan, diantaranya Lana Winayati dan DT Saraswati.

Saraswati menyampaikan bahwa Kartini tersebut sejalan dengan kondisi saat ini di Bidang Layanan PPDPP dalam menyampaikan Program Sejuta Rumah milik pemerintah, terutama dari sisi kemudahan masyarakat berpenghaslan rendah dalam memiliki rumah melalui fasilitias likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yg disalurkan oleh PPDPP melalui produk KPR Sejahtera FLPP.

Menurut Saraswati, Peran wanita di dalam PPDPP sangat berpengaruh. Karena wanita dapat lebih bisa dekat dan luwes dalam menjalankan tugas memberikan informasi kepada masyarakat dengan non fix income. Hal ini merupakan gambaran bahwa Kartini masa sekarang di PPDPP punya nilai untuk memajukan bidang perumahan dan mendorong mitranya untuk tetap bekerjasama dalam penyaluran program KPR Sejahtera FLPP.

Wanita memiliki peran, hal ini sesuai dengan cita-cita kartini, khususnya yang memberikan kontribusi yg besar kepada mitra terhadap kesuksesan dr program sejuta rumah. “Wanita itu memiliki sentuhan lemah lembut, namun dia harus memiliki prinsip dan bersikap tegas.” Ujar Saraswati