Menteri PUPR : Dukungan Relaksasi Bank Terhadap Percepatan Layanan, Bukan Untuk Kualitas Perumahan

Dalam rangka meramaikan kegiatan Hari Perumahan Nasional (HAPERNAS) 2020, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mengadakan pameran virtual Perumahan Subsidi Pertama yang berlangsung sejak tanggal 25 hingga 29 Agustus 2020. Seremoni pembukaan pameran virtual perumahan dilaksanakan di Ruang Pendopo Kementerian PUPR yang dihadiri secara terbatas mengingat kondisi physical distancing. Seremoni tersebut ditayangkan secara live di kanal Zoom dan Youtube PPDPP yang dihadiri oleh para calon debitur rumah subsidi sebanyak 16.180 yang berupa FLPP dan SSB. Akad kredit massal ini didukung oleh Bank BTN, BTN Syariah, BNI, Mandiri, BRI, BRIS, BJB, Jatim Syariah, Kalsel Syariah, Sumsel Babel, Sulteng, Riau Kepri dan NTB Syariah.

Dalam seremoni pembukaannya, hadir langsung memberikan arahan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono. Basuki sangat mendukung atas relaksasi regulasi yang dilakukan bank pelaksana dalam rangka mempercepat pelayanan. Namun Basuki mengingatkan bahwa relaksasi tidak untuk kualitas perumahan dan pengembang, karena hal tersebut merupakan tugas dari Kementerian PUPR melindungi konsumen (masyarakat).

Selain itu Basuki menegaskan perihal hak konsumen pada Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) dari pemerintah untuk diperhatikan, karena dana tersebut bersumber dari APBN yang sasarannya harus dipertanggungjawabkan. “Jadi sampaikan pada konsumen (masyarakat) dalam akad kredit bahwa mereka mempunyai hak atas bantuan uang muka Rp4 juta, karena selama ini masih banyak yang tidak tahu”. Basuki juga mengingatkan terkait bunga yang harus mengikuti aturan, yaitu flat 5% “Jangan main-main terhadap aturan tersebut, harus kembali kepada  khittahnya” tegas Basuki.

Pada akhir arahannya yang sekaligus membuka Pameran Perumahan Virtual, Basuki mengucapkan terimakasih kepada bank penyalur subsidi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional telah menyalurkan kredit perumahan lebih dari rencana. “Kepada para pengembang, saya mengajak untuk menjaga kualitas perumahan dengan sebaik-baiknya. Kita selalu mengajak masyarakat untuk memiliki hunian namun kualitas bangunan dan lingkungan untuk diperiksa betul tentang kenyamanan hunian”.

Usai melakukan seremoni pembukaan pameran virtual, Basuki berkesempatan untuk melakukan demonstrasi safari pameran perumahan virtual yang didampingi oleh para pejabat Madya PUPR lainnya dan Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin. Pameran perumahan virtual ini melibatkan 13 Bank Pelaksana penyalur dana FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dan SSB (Subsidi Selisih Bunga) serta 170 pengembang perumahan subsidi plus Perum Perumnas. Untuk mengakses halaman ini, masyarakat cukup masuk pada situs www.hapernas20.com dan mengisi buku tamu berupa identitas nama lengkap, email, dan nomor telepon.

Dalam kesempatan yang sama, Arief Sabaruddin berkesempatan untuk mendemonstrasikan layanan teknologi yang telah diterapkan PPDPP dalam menyalurkan FLPP, seperti SiKasep, SiKumbang, dan Dashboard Management Control yang menjadi Big Data Hunian yang dikelola oleh PPDPP.  Arief memastikan Layanan FLPP kini hanya dengan segenggam tangan saja, melalui smartphone. Sehingga masyarakat untuk mencari rumah tidak perlu keluar rumah. “Enam puluh persen pengguna yang mengakses aplikasi SiKasep adalah merupakan generasi milenial, yaitu antara 20 sampai dengan 40, atau dengan gaya hidup yang selalu mencari sinyal”.

Melalui rangkaian sistem Big Data Hunian, Kementerian PUPR memiliki data Demand (kebutuhan hunian) secara realtime mengenai kelompok sasaran, demografi user, bank pilihan user, survey kepuasan penggunaan SiKasep.  Sedangkan dari sisi Suply (ketersediaan), data yang dihimpun secara realtime berupa lokasi, spesifikasi bangunan, ketersediaan hunian, hingga siteplan “Dengan aplikasi ini, Kementerian PUPR sudah memudahkan masyarakat untuk mendapatkan rumahnya secara online” pungkas Arief.

Kegiatan Pameran ini juga diramaikan dengan rangkaian diskusi webinar (web seminar) dengan mengangkat tema 1 Dekade FLPP, yang berlangsung dari tanggal 26 hingga 28 Agustus 2020. Diskusi yang berlangsung siang hari selama tiga hari berturut-turut tersebut membahas serba-serbi pembiayaan perumahan bersubsidi, baik dari dinamika pembiayaan perumahan hingga tips bagaimana mencari rumah bersubsidi. Narasumber yang dihadirkan merupakan pihak-pihak yang berkompeten dan terlibat pada proses bisnis penyaluran subsidi, seperti pemerintah, bank pelaksana, pengembang, hingga pemerhati hunian dan permukiman.