Kiat Asik Cari Rumah

Jakarta (28/8) Masih dalam rangkaian Webinar 1 Dekade FLPP dalam rangka Hari Perumahan Nasional (HAPERNAS) 2020, PPDPP menggelar Webinar yang terbuka untuk umum di kanal Zoom maupun Youtube. Diskusi ketiga kali ini mengambil tema “Kiat Asik Cari Rumah” dengan menghadirkan narasumber berkompeten yang terlibat dalam penyaluran FLPP, seperti pemerintah, bank pelaksana, dan pengembang perumahan.

Dari unsur pemerintah yang diwakili oleh PPDPP hadir Direktur Keuangan PPDPP, Arief Rahman Hakim; Sharia Business Dvision Head Bank BTN Syariah, Alex Sofjan Noor; EVP Consumer Landing Sales and Development Bank BRI, Handaru Sakti; Ketua Umum Asprumnas (Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional), Muhammad Syawali; dan Ketua Umum Appernas (Aliansi Pengembang Perumahan Nasional) Jaya, Andriliwan Muhammad

Diskusi ini membahas bagaimana cara mencari rumah agar dapat terhindar dari permasalahan di kemudian hari, seperti kondisi rumah yang dibangun masih tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah, dan alhasil penghuni rumah kerap menjadi korban utama dalam hal tersebut. Permasalahan seperti kualitas bangunan, fasilitas umum, sarana / prasarana penunjang, hingga administrasi berkas juga ikut dijelaskan dalam diskusi ini.

Arief Rahman Hakim, dalam penjelasannya menyampaikan saat ini melalui SiKasep maupun SiKumbang, pemerintah dapat lebih memantau kualitas hunian yang disediakan dapat sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Namun Arief juga tetap mengingatkan kepada masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku, seperti batas penghasilan yaitu Rp8 juta (join income), wajib dihuni, maupun tidak merubah tampak. “Sehingga kita dapat memastikan bahwa program yang kami salurkan ini adalah tepat sasaran” terang Arief

Pihak bank pelaksana juga menyempatkan diri untuk memberikan saran dan pandangan kepada masyarakat mengenai strategi dalam membeli atau mencari rumah, seperti harus dipastikan bahwa perumahan tersebut terekam dalam SiKasep. Sedangkan dari pihak pengembang disampaikan bahwa saat ini para pengembang sangat mendukung keberadaan aplikasi SiKasep yang dinilai dapat membantu para pengembang untuk dapat memasarkan huniannya.

Masyarakat perlu untuk diberikan pemahaman bahwa memilih rumah harus dilihat dari berbagai sudut pandang, agar tidak menemui permasalahan jauh hari ke depannya, dan mengetahui dimana pokok permasalahannya agar dapat bersikap dan bertindak. Dengan pemahaman seperti itu, maka diharapkan akan dapat meminimalisir pemasalahan hunian di Indonesia.