Melalui Konsolidasi Internal Dan Peningkatan Layanan, PPDPP Siap Menyukseskan Quick Wins Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), Budi Hartono dalam laporannya dalam acara Tasyakuran HUT PPDPP ke-6 di hadapan Menteri PUPR mengemukakan bahwa tema program kerja PPDPP tahun 2016 ini adalah konsolidasi internal dan peningkatan layanan.

Konsolidasi Internal dilakukan melalui penataan pegawai, penyempurnaan tata laksana organisasi dan penyempurnaan prosedur kerja. Dalam rangka Peningkatan Layanan, khususnya kepada stakeholders, dilakukan melalui pemanfaatan Teknologi Informasi antara lain melalui peluncuran website PPDPP, penerbitan buletin Griya Sejahtera, dan FLPP Checking.

Pada acara tasyakuran PPDPP meluncurkan (Launching) Sistem e-FLPP sebagai salah satu hasil pengembangan sistem informasi manajemen PPDPP, dimana sistem ini dibangun untuk mempermudah dan mempercepat alur proses permohonan pencairan dana FLPP dari Bank Pelaksana.

Selain itu, sistem ini juga bertujuan untuk meningkatkan layanan dan mendukung program Quick Wins Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan sebagaimana telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 15 Tahun 2016 tentang Road Map Reformasi Birokrasi Kementerian PUPR 2015-2019, yaitu: “Penyaluran Dana FLPP Melalui KPR Sejahtera Bagi MBR Kepada Bank Pelaksana Dari Maksimal 7 Hari Kerja Menjadi Maksimal 3 Hari Kerja.”

Peluncuran sistem e-FLPP ini akan segera diikuti oleh sistem-sistem elektronik berbasis teknologi informasi lainnya guna menunjang kinerja dan keberhasilan PPDPP dalam penyaluran dan pengelolaan dana bergulir FLPP untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pembiayaan perumahan bagi MBR..

Secara kumulatif total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 sampai dengan bulan Juni 2016 adalah sebanyak 444.605 unit dengan nilai FLPP sebesar Rp.23,282 triliun. Hal yang menggembirakan adalah jumlah bank yang sudah menandatangani Perjanjian Kerjasama Operasi (PKO) dengan BLU PPDPP setiap tahun terus bertambah. Sampai dengan Juni 2016 sudah 24 bank yang telah menyalurkan KPR FLPP.

Selanjutnya, selama 6 tahun sampai dengan bulan Juni 2016, berdasarkan bank pelaksana penyaluran dana FLPP, tiga tertinggi dicapai berturut-turut adalah, Bank BTN dengan jumlah 423.962 unit (95,35%), Bank BRI Syariah sebanyak 7.462 unit (1,68%) dan ketiga, Bank BNI sejumlah 4.283 unit (0,96%).

Sebaran realisasi penyaluran dana FLPP berdasarkan provinsi dengan 5 (lima) capaian sebaran tertinggi selama 6 tahun sampai dengan bulan Juni 2016 dicapai oleh Jawa Barat sebesar 172.212 unit (38,73%); disusul Banten sebesar 47.173 unit (10,61%); kemudian Jawa Timur sebesar 30.428 unit (6,84%); posisi keempat Kalimantan Selatan sebesar 27.858 unit (6,26%); dan posisi ke-5 diraih Jawa Tengah sebesar 24.962 unit (5,61%).

(Disarikan dari Laporan Direktur Utama PPDPP dalam Acara Tasyakuran HUT PPDPP ke-6)