Membangun Mimpi di Rumah Subsidi Bersama SiKasep

Dalam rangka turut memeriahkan Hari Perumahan Nasional ke-13 tahun 2020 dan juga dalam rangka 1 dekade FLPP, maka Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mengadakan serangkaian webinar selam tiga hari mulai dari 26 – 28 Agustus 2020. Hari pertama webinar Rabu (26/8) PPDPP mengangkat tema, “Membangun Mimpi di Rumah Subsidi Bersama SiKasep dengan menghadirkan narasumber, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktur Utama PPDPP,  Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BNI, Direktur BTN, Direktur Bisnis dan Ritel Bank Jateng, Kepala Pusat Riset IHUDRC, Asnawi Manaf dan pengembang dari PT Batistuta, dipandu oleh moderator Danar Diaz.

Dalam keynote speech-nya Dirjen Pembiayaan Infrastruktur, Eko D. Heripoerwanto menyampaikan baha untuk tahun 2021 pemerintah telah mengangarkakn dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp16,6 Triliun untuk 157.500 unit, Subsidi Selisih Bunga (SSB) sebesar Rp6,4 triliun untuk 955.899 unit, Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) senilai Rp1,59Triliun untuk 39.996 unit dan bantuan uang muka senilai Rp1,036 triliun untuk 257.500 unit rumah.

sementara itu, Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin menyampaikan bahwa dengan kondisi pandemi yang masih melanda tanah air, pemerintah telah menyiapkan perangkatnya sehingga tidak perlu untuk keluar rumah dalam mengakses bantuan pembiayaan perumahan. Masyarakat bisa tetap di rumah, cukup dengan mengunduh aplikasi SiKasep melalui playstore maka masyarakat sudah dapat memilih rumah sesuai dengan impiannya, begitu pun dengan bank pelaksananya.

Tak heran jika realisasi FLPP, di tengah Pandemi tidak terpengaruh.

“Kita sudah sampai hari ini 85 persen terserap. Dari 102.500 unit, sudah hampir 85.000an lebih ya yang terjual,” ujarnya dalam diskusi online pada Rabu (26/8/2020). Dia mengungkapkan penjualan rumah ini mencapai 4.000 unit sehari.

Menurutnya, meski pameran perumahan secara offline tidak terlaksana, permintaan rumah subsidi tetap meningkat lantaran pembelian bisa dilakukan melalui telepon seluler dengan mengakses aplikasi SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan).

“Ini dengan Covid-19, work from home [WFH], tapi layanan tetep dilayani dan pernah mencapai 4.000 per hari,” tuturnya.

Dia menuturkan dengan menggunakan SiKasep dan nantinya aplikasi Sipetruk (Sistem Pemantauan Struktur) ini pembeli bisa melihat foto-foto detail terkait record proses konstruksi sehingga bangunan akan aman.

“Rumah yang terdaftar di SiKasep ini rumah yang berkualitas. Beli rumah sekarang gampang, bangun tidur langsung buka aplikasi SiKasep,” ucap Arief.

Sementara itu Bank pelaksana lainnya menyatakan dukungannya terhadap program pembiayaan perumahan dan siap untuk menyukseskan realisasi FLPP dan subsidi lainnya tahun mendatang.

Asnawi Manf yang juga hadir dalam diskusi daring ini di kantor PPDPP menyampaikan apresiasinya yang tinggi atas pencapaian PPDPP dalam pengembangan teknologi. “SiKasep merupakan satu lompatan sejarah tata kelola perumahan rakyat yang lebih berkeadilan,” ungkapnya dalam presentasi bahan yang dishare ketika diskusi daring berlangsung.

Dalam kesempatan yang sama, PPDPP dalam diskusi daring ini juga menghadirkan debitur FLPP yang mengakses aplikasi SiKasep dan merupakan debitur pertama yang mendapatkan dana FLPP melalui aplikasi ini, yaitu Ellysa Widowati, PNS dari Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Rembang Jawa Tengah. “Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah, dengan mudah tanpa berbelit belit saya dapat kemudahan memiliki rumah hanya dalam satu genggaman, melalui SiKasep,” ujarnya senang.