Menabung Untuk Rumah Idaman

Menyenangkan jika masa depan telah dipersiapkan dengan matang. Demikian bahasan yang diangkat dalam webinar part 2 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional ke-13 tahun 2020 sekaligus memperingati satu dekade FLPP yang mengangkat tema,”Menabung Untuk Rumah Idaman,” di studio mini kantor PPDPP pada hari Kamis (27/8) siang.

Hadir secara langsung di studio mini kantor PPDPP sebagai pembicara Kepala Divisi Pemasaran PPDPP, Alfian Arif, Retail Banking Head Bank BRI Syariah, Elvera Melladiana, Ketua Umum DPP Himppera, Endang Kawidjaja dan hadir secara daring via zoom Waketua Umum REI Koordinator Bidang Perumahan Subsidi dan Perumahan Aparatur Pemerintah, Moerod serta EVP Bank Mandiri, Ignatius Susatyo.

Alfian menyampaikan bahwa per periode 24 Agustus 2020, debitur FLPP berada pada usia 20 s/d 30 tahun mencapai 52, 73% sedangkan pengguna SiKasep terbesar berada pada usia yang sama mencapai 55,05%. Untuk itu Alfian menyarankan kepada milenials, untuk memikirkan dan merancang masa depan. “Kami mengangkat tagline “RUN”, not just want but need. Rancang masa depanmu, Ubah perioritasmu, Nabung untuk rumah idaman,” ungkapnya dengan semangat untuk mengajak kaum muda.

Hal senada juga disampaikan oleh Bank Pelaksana yang diwakili oleh Retail Banking Head Bank BRI Syariah, Elvera Melladiana. Elvera menyampaikan bahwa, BRIS menjadi bank syariah yang memiliki komitmen tinggi dalam menyalurkan dana FLPP. Saat ini, tercatat BRIS sudah menyalurkan dana FLPP sebanyak 7.455 unit senilai Rp756,024 miliar.

Begitupun dengan  EVP Bank Mandiri, Ignatius Susatyo dalam kesempatan yang sama secara daring menyampaikan bahwa Bank Mandiri juga banyak menjangkau kaum muda untuk segera menikmati rumah idaman dengan menyisihkan 30% dari pendapatannya.

Sementara itu Ketua Umum DPP Himppera, Endang Kawidjaja juga menyampaikan bahwa memang kaum muda harus memiliki tekad yang bulat untuk memikirkan masa depannya memiliki rumah idaman. “Pintar- pintar dalam bergaul dan kalo bisa jangan hanya bisa pamer bahwa telah jalan-jalan ke negara mana, tapi juga bisa pamer saya sudah bisa punya rumah dan tanah,” candanya.