Menteri PUPR Bahas Kinerja Perumahan 2016

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengadakan rapat roadshow di RR. Prambanan Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Jumat (26/8).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono ini dihadiri oleh Inspektur Jenderal Kementerian PUPR, Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya, Dirjen Pembiayaan Perumahan, Dirjen Penyediaan Perumahan dan eselon 2 serta 3 di lingkungan Kementerian PUPR.

Dalam rapat ini, Menteri Basuki mengingatkan Dirjen Penyediaan Perumahan dan Dirjen Pembiayaan Perumahan untuk terus memantau pembangunan perumahan  yang sedang berlangsung, karena saat ini sudah bulan kedelapan tahun berjalan. “Semua harus dioptimalkan sebaik mungkin,” ujarnya.

Dalam rapat yang berlangsung hampir dua jam ini, Menteri Basuki banyak memberikan arahan demi tercapainya target tahun 2016 dan rencana kerja 2017.

Dalam kesempatan yang sama Dirjen Pembiayaan Perumahan menjelaskan tentang rencana kerja 2017 dan selama tahun 2016 ini pembiayaan perumahan untuk KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan anggaran Rp9,227 Triliun akan membiayai sebanyak 87.390 unit rumah. Sedangkan Subsidi Selisih Bunga sebesar Rp 2,039 Triliun dan Bantuan Uang Muka sebesar Rp1,224 Triliun untuk 306.000 unit rumah.

Menyangkut kinerja BLU Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Direktur Utama, Budi Hartono turut melaporkan kinerja PPDPP selama 2016 dan Rencana Kerja 2017. Sepanjang tahun  2010 -2016 PPDPP telah mengelola dana sebesar Rp 25,776 Triliun untuk 470.312 unit rumah tapak. Dimana sebaran terbesar untuk KPR FLPP terbanyak di provinsi Jawa Barat.