Peletakan Batu Pertama Griya Karangpawitan

Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Sosial Budaya dan Peranan Masyarakat, Lana Winayati melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Griya Karangpawitan di Kabupaten Garut, Senin (22/8). Selain di Griya Karangpawitan, kegiatan groundbreaking juga dilakukan di empat lokasi lainnya secara serentak seperti di Bekasi, Tangerang, Lampung dan Yogyakarta dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2016.

Griya Karangpawitan tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 2,11 hektar dengan total hunian mencapai 1.009 unit dengan Tipe 36/72 RST dan Tipe 36/84 RS. Sebagai tahap awal, tahun ini akan dibangun 243 unit.

Pada acara tersebut turut hadir Direktur Pendayagunaan Sumber Pembiayaan Perumahan Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Baby Setiawati Dipokusumo, General Manager Regional IV Perumnas wilayah Jabar dan Banten, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Direktur Operasi Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan, Nostra Tarigan dan jajaran lainnya.

“Kami awalnya pesimis akan Perumnas ketika memasuki Kabupaten Garut, kami semua takut apabila Asosiasi Perumahan yang berada di Kota Garut menolak keberadaan Perumnas, tapi anggapan kami itu malah keliru, ternyata Perumnas bisa menjadi contoh bagi pengembang lainnya,” tutur Helmi.

Hapernas yang jatuh tiap 25 Agustus merupakan kesepakatan bersama para pemangku kepentingan yang telah dideklarasikan pada 10 Juli 2008 dan didasari pada tanggal pelaksanaan Kongres Perumahan Rakyat di Bandung yaitu pada 25-30 Agustus 1950. Hal tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Menteri Perumahan Rakyat Nomor 46/KPTS/M/2008 tentang Hari Perumahan Nasional. (pu)