PPDPP Hadir Dalam “Pengadaan Rumah Bersubsidi” bagi MBR di TVRI

Budi Hartono, Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) tampil di stasiun TVRI dalam program “Semangat Pagi Indonesia” Selasa (8/3) pukul 08.00 – 09.00 WIB dengan tema Pengadaan Rumah Bersubsidi.

Talkshow yang menampilkan berbagai persoalan perumahan di beberapa wilayah Indonesia ini memberikan pandangan kepada penonton di Indonesia bahwa pemerintah hadir dalam pengadaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia.

Sebagai narasumber tunggal, Budi Hartono menjelaskan sejak era pemerintah Jokowi – JK, pemerintah telah mencanangkan program sejuta rumah per April 2015. Dimana pemerintah dengan dukungan dari pelaku pembangunan seperti Perum Perumnas, REI, Apersi, BPJS manargetkan dalam satu tahun bisa membangun 1 juta rumah bagi masyarakat Indonesia.

Bentuk kepedulian pemerintah ini hadir melalui program yang sudah ada semenjak tahun 2010, yaitu Kredit Pemilikan Rumah bagi MBR melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP). Program FLPP ini memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memiliki rumah dengan berbagai fasilitas yaitu bunga kredit yang rendah hanya 5% selama masa kredit, maksimal 20 tahun. Bahkan MBR juga mendapat fasilitas asuransi gratis termasuk asuransi jiwa, asuransi kebakaran dan asuransi kredit.Selain itu hingga saat ini, pemerintah juga menghimbau bank pelaksana untuk menetapkan uang muka yang kecil, hingga hanya 1 persen.

Tahun 2016 ini pemerintah menyalurkan dana KPR FLPP sebesar Rp 9,2 Triliun melalui PPDPP. “MBR bisa memanfaatkan fasilitas ini. Dengan syarat berpenghasilan maksimal Rp4 juta untuk rumah tapak dan Rp 7 juta untuk rumah susun. Dan yang pasti belum memiliki rumah dan belum pernah mendapatkan subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah,” papar Budi menjelaskan.

Lebih lanjut Budi menjelaskan untuk mendapatkan fasilitas ini, sesuai persyaratan yang ada, bisa mencari rumah berdasarkan harga yang diatur PMK. Contohnya untuk wilayah Jabodetabek sebesar Rp133,5 juta. Jika sudah menemukan maka bisa langsung berkomunikasi dengan pengembangnya, bahwa MBR ingin membeli dengan fasilitas KPR FLPP. Nanti bank pelaksana (10 bank nasional : BTN, BNI, Bank Mandiri, BRI, Artha Graha, BTN Syariah, BRI Syariah dan 15 Bank Pembangunan Daerah) akan melakukan verifikasi sesuai dengan persyaratan yang ada.