Penyaluran Dana FLPP Tahun 2020 Dimulai

Setelah ditandatangani Perjnajian Kerjasama Operasional antara Pusat Pegelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) dengan 37 Bank Pelaksana dalam Penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk tahun 2020 pada tanggal 19 Desember 2019 lalu, maka semenjak tanggal 1 Januari 2020 Bank Pelaksana sudah bisa melakukan akad KPR Sejahtera. Terkait dengan permintaan pembayaran dana FLPP tahun 2020 melalui sistem e-FLPP akan dilayani oleh PPDPP mulai tanggal 15 Januari 20120. “Permintaan ini diperuntukkan bagi KPR Sejahtera dengan ketentuan harga lama yaitu tahun 2019,” Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin kepada 37 Bank Pelaksana.

“Sementara itu permintaan awal pembayaran dana FLPP dengan harga baru tahun 2020  melalui sistem yang sama akan dilayani mulai tanggal 16 Maret 2020 dan dilengkapi dengan surat pernyataan  yang menyatakan bahwa permintaan / tagihan fasilitas KPR Sejahtera dari dana FLPP dengan ketentuan harga lama tahun 2019 yang diterima Bank Pelaksana telah ditagihkan seluruhnya kepada BLU PPDPP,” jelas Arief lebih lanjut.

Sebagi informasi, berdasarkan Keputusan Menteri nomor 535 tahun 2019 tentang batasan harga jula rumah sejahtera, pemerintah membagi harga atas 5 zona wilayah, yaitu Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua dengan batasan harga terendah Rp140 juta hingga tertinggi Rp219 juta untuk tahun 2019 dan 2020.

Kementerian PUPR melalui PPDPP semenjak tahun 2010 hingga 31 Desember 2019 telah mengnelola dana FLPP sebanyak  Rp44,37 triliun untuk 655.602 unit rumah. Pada Tahun Anggaran 2020 pemerintah mengalokasikan anggaran bantuan pembiayaan perumahan sebesar Rp11 triliun untuk 102.500 unit rumah (Nota Keuangan).

37 Bank Pelaksana penyalur dana FLPP untuk tahun 2020 adalah :  yang berbasis konvensional terdiri dari 22 bank, yaitu : Bank BTN, Bank BNI, Bank Artha Graha, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BRI Agro, Bank Keb Hana, Bank BJB, Bank Sumut,  Bank Jambi, Bank Kalbar, Bank Sulselbar, Bank Sumsel Babel, Bank Jatim, Bank Papua, Bank Nagari, Bank NTT, Bank Kalsel, Bank Riau Kepri, Bank Sulteng, Bank Jateng, dan Bank Kaltimtara. Sedangkan yang berbasis Syariah dengan memilih 15 bank pelaksana yang tersedia, yaitu : Bank BTN Syariah, BRI Syariah, Bank BNI Syariah, Bank BJB Syariah, Bank Sumut Syariah, Bank Jambi Syariah, Bank NTB Syariah, Bank Sulselbar Syariah, Bank Sumsel Babel Syariah, Bank Jatim Syariah, Bank Aceh Syariah, Bank Nagari Syariah, Bank Kalsel Syariah, Bank Riau Kepri Syariah, dan Bank Jateng Syariah.