PMK Harga Rumah Subsidi Sudah Keluar

Kementerian PUPR melalui Ditjen Rumahan’ class=’related-tag’>Penyediaan Perumahan memastikan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait kenaikan harga Rumah Subsidi akan efektif berlaku dilaksanakan pada akhir Juni atau setelah Lebaran 2019.

Aturan tersebut yakni PMK Nomor 81/PMK.010/2019 tentang Batasan Rumah Umum, Pondok Boro, Asrama Mahasiswa dan Pelajar, Serta Perumahan Lainnya, Yang Atas Penyerahannya Dibebaskan Dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai.

Direktur Jenderal Rumahan’ class=’related-tag’>Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, PMK 81/2019 tersebut baru saja resmi diundangkan pada kemarin, Senin (27 Mei 2019).

“PMK sudah diundangkan, jadi ada waktu 15 hari dari Senin (kemarin, red), baru bisa dilaksanakan,” ucapnya dalam bincang-bincang bersama media di Jakarta, kemarin, Senin (27/5/2019).

Menurutnya, Harga Baru Rumah Subsidi tidak berbeda jauh dari usulan yang diajukan oleh pihaknya yakni berkisar 3 persen hingga 7,75 persen. Kenaikan harga tertinggi masih terletak di Papua dan Papua Barat.

Dengan dikeluarkannya PMK baru tersebut, katanya, pengembang diminta tidak ada alasan lagi untuk tidak segera membangun Rumah Subsidi. Apalagi, beberapa pengembang sudah mencantumkan nilai KPR Rumah Subsidi di kisaran Harga Baru.

“Itu lah kenapa engga maju-maju atau akad-akad. Strateginya otomatis kalau enggak keluar (aturan Harga Baru Rumah Subsidi), enggak bisa bangun, enggak bisa diajukan karena KPR sudah yang baru harganya,” tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan Kementerian PUPR Eko Heri Djulipoerwanto memastikan penyelesaian peraturan tentang kenaikan harga Rumah Subsidi pada April 2019.

Saat itu, penetapan kebijakan Harga Baru Rumah Subsidi masih menunggu persetujuan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

“Harga baru tunggu proses administrasi. Kalau di Kemenkumham harmonisasi proses itu sudah selesai. Sekarang tinggal penandatanganan PMK saja. Kita semua berdoa semoga bulan ini,” ujar Eko di Jakarta, Senin (22/4/2019).