PPDPP dan Asosiasi Pengembang Lakukan Evaluasi dan Review Penerapan Aplikasi Sikumbang

Di tengah pandemi covid-19, pemanfaatan teknologi informasi memegang peranan penting. Hal ini tentu saja menjadi tantangan seluruh pihak untuk adaptif dalam perbaikan proses bisnis termasuk penyaluran subsidi perumahan. Hal ini disadari betul oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) sebagai salah satu lembaga Pemerintah di bawah Kementerian PUPR yang mengelola pembiayaan KPR bersubsidi dengan skema FLPP.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah menyiapkan program besar digitalisasi di bidang layanan pemerintahan untuk menyongsong tatanan kehidupan kenormalan baru (new normal). Dalam bidang pembiayaan perumahan contohnya, sejak awal tahun 2020 PPDPP telah mengembangkan aplikasi SiKasep dan SiKumbang yang bebasis digital.

Kamis (11/6), PPDPP melalui aplikasi video conference zoom melakukan pertemuan dengan Pengembang Perumahan Subsidi yang diwakili oleh 19 Asosiasi Pengembang, diantaranya Appernas Jaya, ASPERI, APPEPI, AP2ERSI, Apperindo, Parsindo, PIN, Perum Perumnas, Asprindo, ASPRUMNAS, Perwiranusa, Apersi Bersatu, APERNAS, PI, Deprindo, ASPPRIN, Perpesma dan REI.

Adapun pertemuan ini dilakukan untuk mereview dan mengevaluasi penggunaan aplikasi kerja SiKumbang oleh Pengembang, sehingga peroses penyediaan perumahan subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat berjalan lebih baik dan maksimal.

Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin berharap bahwa Perum Perumnas sebagai salah satu pengembang perumahan subsidi dapat mendukung program sejuta rumah pemerintah ini. “Perumnas sebagai pengembang berplat merah harus bisa menjadi pioneer dalam mendukung program pemerintah dan bisa menjadi pembimbing bagi pengembang yang lainnya untuk mendaftarkan setiap perumahan dan unit kavling yang dibangun oleh Pengembang pada aplikasi SiKumbang.” tandasnya.

Menurut Arief juga, hadirnya aplikasi SiKasep dan SiKumbang ini sangat berguna dalam memetakan pasar dan merencanakan pembangunan rumah subsidi bagi Pengembang. “Berdasarkan data yang dihimpun oleh aplikasi ini, Pengembang dapat memaksimalkan pembangunan perumahan berdasarkan data yang didaftarkan masyarakat melalui SiKasep. Sehingga pengembang dapat lebih dekat dengan demandnya.” Ujarnya.

Hadir sebagai Narasumber kegiatan evaluasi ini diantaranya, Kepala Divisi Verifikasi PPDPP, Luwi Wahyu Adi; Kepala Divisi Teknologi Informasi PPDPP didampingi oleh Stafnya, Moch. Ihsan dan Erwan Adiwijaya dan juga Kepala Divisi Pemasaran PPDPP, Alfian Arif sebagai Moderator.