PPDPP Dorong BPD Sukseskan Program Sejuta Rumah

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Budi Hartono tampil sebagai salah satu narasumber pada acara yang dilaksanakan oleh PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dengan tema “Sharing Knowledge dan Pelatihan KPR BPD” Senin (22/5) di Hotel Grand Mahakam yang dihadiri oleh Bank Pembanganunan Daerah (BPD) di berbagai provinsi sejumlah hingga 20 peserta.

Kegiatan ini berfungsi untuk lebih membuka pemahaman kepada BPD terkait pelaksanaan Program Sejuta Rumah milik pemerintah. Sebagai salah satu narasumber dari Pemerintah, Budi Hartono menyampaikan bahwa di tahun 2017 ini alokasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ditargetkan 120.000 unit rumah. “Sesuai dengan hari ini, Hari Kebangkitan Nasional, semoga BPD sepulang dari kegiatan ini makin bersemangat untuk mensukseskan Program Sejuta Rumah,” ujar Budi Hartono di sela-sela presentasinya.

Kinerja capaian penyaluran dana FLPP sampai dengan bulan April 2017 sejumlah 3.849 unit atau telah mencapai 3,21% dari target sejumlah 120.000 unit dan dengan nilai FLPP sebesar Rp 439,42 miliar atau mencapai 3,83% dari target sebesar Rp11,47 triliun. Sedangkan secara total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 sampai dengan bulan April tahun 2017 sebanyak 499.914 unit dengan nilai FLPP sebesar Rp28,66 triliun.

Realisasi penyaluran dana FLPP pada bulan April 2017 hanya 13 (tiga belas) bank pelaksana, untuk 3 (tiga) urutan terbesar yaitu: (1) Bank Artha Graha sebesar 366 unit atau 25,05%; (2) Bank Papua sebesar 355 unit atau 24,30%; dan (3) Bank BRI Syariah sebesar 285 unit atau 19,51%.

Selain PPDPP, tampil sebagai narasumber lain yaitu Direktur Pendayagunaan Sumber Pembiayaan Perumahan Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Lita Matongan; Manager Asosisasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) Business Center, Hafid Star; Direktur SMF, Heliantopo; dan Asosiasi Pengembangan Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Junaedi Abdillah.