PPDPP Inisiasi Langkah Awal Menuju Penerapan Satu Data Perumahan Indonesia

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian PUPR melalui Divisi Teknologi Informasi Unit Kerja Direktur Operasi menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis Integrasi Sistem Informasi PPDPP dengan Sistem Informasi Bantuan Perumahan Direktorat Jenderal Perumahan (DJP) pada Selasa (25/5) di Hotel Alana, Bogor. Hadir dalam pertemuan tersebut unit organisasi Kementerian PUPR yang bergerak di bidang perumahan ataupun unit penunjang lainnya, seperti Subkoordinator Bidang Tugas Pengelolaan Sistem Informasi Ditjen Perumahan, Andrea Pratama Y.T Endismoyo,  Kepala Seksi Pengelolaan Sistem Sertifikasi Elektronik, Balai Sertifikasi Elektronik, Jonathan Gerhard serta Direktur Operasi PPDPP dan Kepala Divisi Teknologi Informasi, Moch Ihsan.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Operasi Martanto Boedi J menyampaikan bahwa ada satu hal yang sudah dikembangkan oleh PPDPP sampai saat ini  yaitu Sistem Managament Control (Maco/ Dashboard Internal). PPDPP berkeinginan di masa yang akan datang, semua Pemerintah Daerah memiliki token untuk bisa mengakses data perumahan baik supply maupun demand di masing-masing Provinsi. “Pertemuan ini merupakan langkah awal kita untuk mencoba menjadikan satu data perumahan yang bisa diakses oleh pemerintah daerah dan membantu para pengambil keputusan untuk membuat kebijakan terkait perumahan,” ujar Martanto mengungkapkan.

Hal ini disambut baik oleh Direktorat Jenderal Perumahan. Saat ini di Ditjen yang dipimpin oleh Khalawi ini telah memiliki banyak aplikasi terkait perumahan. Sehingga ke depan sangat elok jika semua aplikasi bisa menjadi satu dan menjadi pegangan bersama para pengambilan keputusan terkait perumahan.

Hadir mewakili Ditjen Perumahan ,Subkoordinator Bidang Tugas Pengelolaan Sistem Informasi Ditjen Perumahan, Andrea Pratama Y.T Endismoyo. Dalam kesempatan tersebut Andrea menyampaikan terkait aplikasi yang dimiliki oleh Ditjen Perumahan saat ini adalah  Aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU).

SIBARU adalah aplikasi yang dirancang untuk menyediakan sistem informasi tata kelola bantuan perumahan yang terpadu dan mendukung proses bisnis pengelolaan bantuan perumahan di Lingkungan Direktorat Jenderal Perumahan mulai dari tahap pengusulan bantuan, monitoring pelaksanaan pembangunan dan sebaran lokasinya hingga akhirnya bantuan perumahan tersebut  dihuni dan/ atau diserahterimakan ke calon penerima manfaat. Pemanfaatan merupakan fitur untuk memantau sebaran seluruh hasil pembangunan perumahan yang dikelola oleh Ditjen Perumahan.

Kepala Divisi Teknologi Informasi, Moch Ihsan menegaskan bahwa  Satu Data Perumahan melingkupi seluruh data program perumahan di Kementerian PUPR.  “Kami ingin data yang kita miliki terkait perumahan menjadi satu sehingga memudahkan bagi para pihak yang ingin menggunakannya. Ini langkah awal untuk menyatukan ide tersebut. Ke depan,  integrasi data  yang akan dilaksanakan kami harapkan sudah mendapatkan sertifikat elektronik dari BSrE sehingga keamanan datanya ke depan menjadi lebih terjamin,” ujarnya menegaskan.

Jonathan Gerhard yang mewakili BSeR juga menegaskan BSrE merupakan unit pelaksanaan teknis dalam penyelenggaraan OSD (Otoritas Sertifikat Digital). Semua ini menurut Jonathan bertujuan untuk mengelola dan menerbitkan sertifikat elektronik yang digunakan dalam sistem elektronik untuk memenuhi aspek keamanan informasi elektronik di Instansi Pemenrintah. “Sertifikat Elektronik adalah Identitas diri di Ranah Digital. Manfaat Sertifikat Elektronik untuk menjamin keutuhan, keaslian dan Anti Penyangkalan Transaksi Elektronik,” ungkapnya menambahkan./joana