PPDPP, Kementerian Keuangan, SMF dan BTN Bahas Dinamika Dana Talangan FLPP Tahun 2019

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) tahun 2019 lalu berhasil menyalurkan dana KPR FLPP lebih dari 100%. Fakta tersebut disebabkan adanya permohonan melebihi dari ketersediaan kuota FLPP yang disediakan. Atas kondisi tersebut, dalam rangka mendukung percepatan program satu juta rumah, maka dibutuhkan ekstra kuota FLPP dengan mekanisme dana talangan yang dibiayai oleh PPDPP dan PT. SMF melalui Bank BTN. Tercatat, hingga tutup tahun 2019, Bank BTN berhasil merealisasi dana talangan FLPP sebanyak 14.580 unit dengan nilai plafond 1,9 trilyun dan nilai FLPP 1,4 trilyun, dengan sebaran realisasi terbesar di wilayah Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

Selanjutnya, rencana pembayaran dana talangan kepada Bank BTN akan dilakukan berdasarkan hasil reviu oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap Bank BTN dalam dua tahap, tahap pertama berupa pembayaran pokok berdasarkan hasil reviu dokumen dan tahap kedua berdasarkan hasil reviu lapangan berupa pembayaran cost of fund.

Oleh karenanya, dalam rangka memastikan semua kelengkapan dokumen dan persyaratan pembayaran dana talangan yang telah disalurkan oleh Bank BTN, PPDPP bersama dengan Kementerian Keuangan, PT. SMF dan juga Bank BTN melakukan rapat persiapan reviu pada Kamis, (20/2) di Hotel Royal Krakatau, Cilegon. Dalam rapat ini juga dibahas isu-isu terkait hasil temuan BPKP pada reviu sebelumnya. Diantaranya temuan terkait adanya indikasi aktivitas jual/beli atau pengalihan kredit rumah subsidi antar MBR dan juga temuan rumah subsidi KPR FLPP yang memiliki tanah lebih (hook).

Masih dalam rangkaian kegiatan yang sama di hari berikutnya, Jum’at (21/2) didampingi tiga pengembang perumahan FLPP yang berbeda, seluruh peserta rapat melakukan kunjungan ke tiga lokasi perumahan FLPP yang menerima dana talangan tahun 2019 melalui BTN KC Cilegon. Kegiatan ini sendiri langsung dipimpin oleh Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin, dengan didampingi Direktur Umum dan Hukum PPDPP, Monhilal; serta Direktur Keuangan PPDPP, Arief Rahman Hakim; dan juga Direktur Operasi PPDPP, Martanto Boedi Joewono; adapaun pihak lainnya adalah Direktur Utama PT. SMF, Ananta Wiyogo serta Perwakilan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan dan juga Bank BTN KC Cilegon.

Adapun nama dan lokasi perumahan yang menerima dana talangan tahun 2019 lalu diantaranya adalah perumahan Bumi Nagara Lestari, perumahan Taman Krakatau dan Perumahan Griya Waringin Indah yang berlokasi di Kabupaten Serang.