PPDPP Optimis Capai Target Penyaluran Dana FLPP Oktober Mendatang

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) optimis target penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bisa tercapai pada bulan Oktober 2021 sesuai dengan kesepakatan yang ada. Demikian diungkapkan oleh Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin dalam pertemuan rutin PPDPP ketika mengecek data realisasi dan rencana realisasi per hari ini (1/9). 

Tercatat dari dashboard management control PPDPP terlihat, per 31 Agustus 2021 dana FLPP telah tersalurkan sebanyak 128.123 unit atau senilai Rp13,98 triliun, setara dengan 81,35% dari target yang ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 – 2021 mencapai 892.978 unit atau senilai Rp69,58 triliun.

“Kami masih ada waktu hingga Oktober mendatang untuk menyelesaikan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Bahkan jika dilihat dari sisa anggaran yang ada, kami bisa melebihi realisasi dari target yang ditetapkan,” ungkap Arief Sabaruddin optimis.

Oktober merupakan target batas waktu yang ditetapkan berdasarkan komitmen bersama antara PPDPP dengan bank pelaksana sehubungan dengan akan beralihnya dana FLPP ke BP Tapera tahun 2022 mendatang.

Per 1 September 2021, 10 bank pelaksana tertinggi yang menyalurkan dana FLPP adalah BTN telah menyalurkan 69.454 unit, selanjut BTN Syariah sebanyak 14.475 unit, BNI sebanyak 13.350 unit, BRI sebanyak 7.235 unit, BJB sebanyak 4.345 unit, BRIS sebanyak 3.712 unit, Mandiri sebanyak 1.666 unit, Sumselbabel sebanyak 1.292 unit, Kalbar sebanyak 1.131 unit dan Sulselbar sebanyak 1.042 unit